Diduga Korosi Termakan Usia Pipa Minyak Pertamina Adera Bocor Cemari Kebun Warga

Pali Sumsel, wartaterkini.news–Kebocoran pipa minyak kembali terjadi di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatra Selatan.

Kebocoran pipa terjadi di sekitar paya rebanon areal Abab III Desa Betung, sumur minyak yang dioperasikan PT Pertamina Fiald Adera. Kamis (29/09/2022)

Diduga korosi akibat termakan usia pipa minyak mentah milik PT Pertamina Adera mengalami kebocoran.

Pipa minyak tertimbun di tanah yang diduga mengalami kerosit terletak di Desa Betung Kecamatan Abab sudah beberapa hari bocor mencemari lingkungan dan kebun warga.

Informasi itu disampaikan oleh Amerudin warga Desa Betung, Dirinya merasa resah terkait seringnya pipa line milik Pertamina adera yang selalu mengalami kebocoran.

Baca Juga :  Satu Pasien Positif Corona di Sumsel Dinyatakan Sembuh

“Pipa line Pertamina Adera terjadi kebocoran, diduga akibat korosi dan kebocoran tersebut diperkirakan sudah beberapa hari terjadi. Namun, baru terdeteksi hari ini,” kata Amer

Dirinya juga meminta kepada pihak Pertamina agar selalu rutin untuk mengecek pipa-pipa minyak mentah yang ada diarael desa Betung serta agar bisa mengganti pipa-pipa yang sudah lapuk termakan usia tak lagi mengalami kebocoran.

“Kami sebagai warga merasa resah terkait pipa-pipa minyak mentah yang sering bocor, selain bisa mencemari kebun masyarakat juga merusak ekosistem yang ada dan kami juga meminta supaya pipa-pipa yang sudah tua agar segera diganti”.tambahnya

Terkait permasalahan ini, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pengawal Merah Putih (PMP) Saparudin bundar mempunyai persepsi bahwa kebocoran tersebut sudah lama, terbukti pencemaran minyak sudah menyebar dan berdampak pada kebun warga yang terkena minyak mentah.

Baca Juga :  Relokasi Tidak Sesuai Harapan, Pedagang Pasar Induk Cibitung Mulai Resah

“Terbukti penyebaran minyak sudah menyebar kebun warga yang berjarak kurang lebih sekitar 15 meter dari pusat kebocoran bahkan melintasi jalan”,katanya.

Masih kata Safarudin, dalam waktu dekat LSM PMP akan melakukan langkah hukum, sembari menyiapkan data dan menyampaikan kepada pemerintah untuk diselesaikan secara arif terhadap lingkungan maupun masyarakat yang dirugikan.

“LSM PMP menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah untuk diselesaikan secara arif baik terhadap lingkungan maupun masyarakat yang dirugikan, jika tidak tercapai kesepakatan maka kami akan menempuh jalur hukum,”jelas Saparudin Ketua LSM PMP PALI

Baca Juga :  Matangkan Pembangunan Pelabuhan di Tanjung Carai, HD Hadiri Pertemuan Advokasi

Sementara itu, Humas Pertamina Adera Andik saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan untuk menghubungi Erik atau Rista jika terkait pipa bocor.

Namun ketika dikonfirmasi lewat Whatsapp Erik mengarahkan konfirmasi dengan tim adera dan mengirimkan nomor Detta Prasetyo PRO Aderra.

“Silahkan komunikasi dengan tim Adera”,jawabnya melalui pesan Whatsapp

Kemudian Detta Prasetyo dikonfirmasi melalui Whatsapp mengatakan bahwa pihak pertamina adera telah menyelesaikan terkait ganti rugi kebun yang terkena minyak dan untuk sekarang masih tahap pembersihan sisa-sisa minyak.

“Untuk masalah kebun warga pihak pertamina sudah menyelesaikan ganti rugi atau sudah clear dan untuk sekarang tim masih membersihkan sisa-sisa minyak yang bocor”,jawabnya melalui telpon WhatsApp. (Heri/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini