Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Warga Keluhkan Proyek Box Culvert di Desa Mangkunegara PALI

Pali Sumsel, wartaterkini.news–Proyek box Culvert yang ada di desa Mangkunegara kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini dikeluhkan masyarakat, lantaran proyek tersebut diduga dikerjakan asal asalan dan diduga tidak sesuai spek/RAB.

Padahal dalam Pekerjaan proyek keuntungan sudah diatur dan dianggarkan dalam RAB proyek yang di kerjakan.

Namun jika dalam pelaksanaan proyek yang mengesampingkan mutu dan kwalitas fisik proyek maka instansi terkait harus memberikan sanksi tegas atau jika perlu tolak hasil pekerjaannya dengan cara tidak di bayar hasil pekerjaannya.

Jika pengawas dan pengguna anggaran masih menerima dan melakukan pembayaran pada pekerjaan proyek yang asal jadi patut diduga telah terjadi konspirasi atau main mata antara pihak kontraktor dengan instansi terkait.

Uraian diatas adalah terkait pelaksanaan proyek Box Culvert di desa Mangkunegara Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatra Selatan.

Baca Juga :  Bertandang ke Stadion Serasan Sekate, Wali Kota Prabumulih Sumbang 2 Gol 

Dari hasil investigasi team media di lapangan, diduga pelaksanaannya asal jadi dan sangat lemah pengawasan dari instansi terkait, dimana papan informasi proyek tersebut tidak terlihat, apakah proyek dari dinas Provinsi atau dari kabupaten.

Padahal setiap pekerjaan yang memakai uang negara setiap masyarakat berhak mengawasinya. Minggu (25/09/2022)

Terbukti dari Pelaksanaanya meskipun belum selesai akan tetapi overit pada box culvert sudah jebol.

Sementara Warga setempat yang namanya di inisialkan “AJ” mengatakan bahwa Proyek Box Culvert tersebut diduga dikerjakan asal jadi dan dirinya juga mempertanyakan terkait papan proyeknya.

“Kita lihat saja pekerjaan Proyek tersebut, papan proyeknya tidak terlihat entah diletakan dimana kami tidak tau, berapa besar anggaran serta dari dinas mana dan juga pelaksanaannya meskipun belum selesai seluruhnya akan tetapi overitnya sudah jebol, jadi kami pertanyakan kwalitasnya”.Ujar AJ kepada media ini

Baca Juga :  Mayjen Suharyanto Resmi Jabat Kepala BNPB

“Kami minta kepada pihak-pihak terkait agar segera memperbaiki proyek ini, karena sangat meresahkan takutnya nanti ada pengendara yang lewat bisa menyebabkan kecelakaan”,tutupnya

Terkait permasalahan ini, Ketua Organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) kabupaten PALI Melalui Sekjennya, Lidian Heri alias Ateng meminta kepada pihak instansi terkait serta pihak aparat hukum untuk melakukan audit dan pemeriksaan ke lapangan terkait proyek tersebut.

“Kalau proyek tersebut dikerjakan asal jadi kami minta kepada instansi terkait jangan di terima, jika proyek tersebut terbukti salah namun masih di terima berarti oknum oknum pada proyek tersebut ikut bermain dan menikmati”,tegas Ateng Sekjen PWRI yang ikut investigasi

“Kami menduga proyek Box Culvert ini tidak sesuai spek karena terbukti meskipun belum selesai sepenuhnya akan tetapi sudah mengalami kerusakan”,terangnya

Baca Juga :  Polres Asahan Gelar Rapat Koordinsi Lintas Sektoral OPS Ketupat Toba 2020

“Jika dugaan kesalahan pada proyek ini masih di terima dan terkesan pembiaran oleh instansi terkait, kami akan melaporkan proyek itu, karena yang digunakan adalah uang rakyat tentu harus ada pertanggungjawabannya”,pungkasnya

Sementara pihak kontraktor melalui Aang saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan proyek itu belum selesai dikerjakan dan proyek box culvert itu satu paket dengan pengaspalan.

“Pokok ado kekurangan atau rusak pasti kito benari karno itu nak kito aspal jugo. pengaspalan dari perbatasan MUBA sampai ke Air hitam lur, jadi yang mano rusak kito benari karena box culvert satu paket dengan pengaspalan, dak mungkin kito tinggalkan, lur,”jawabnya melalui pesan WhatsApp

Terpisah terkait permasalahan ini pihak Dinas PUTR Provinsi belum berhasil dikonfirmasi sampai berita ini diterbitkan.(Heri/Tim/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini