Diduga Dekompresi Penyebap Meninggalnya Syachrul Anto

Palembang,wartaterkini.news— Bak petir menyambar di siang hari. Kabar duka datang dari Tim Penyelam Indonesia Diver Rescue Team. Salah satu anggotanya, penyelam Indonesia Diver Rescue Team bernama Syachrul Anto meninggal.

Ya. Anto tutup usia saat melaksanakan tugas penyelaman evakuasi Lion Air PK-LQP JT 610 di bawah Komando Basarnas.

Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan, penyebab meninggalnya Anto karena dekompresi.

Baca Juga :  Menuju Indonesia Era Digital, MY Dukung Penerapan FEKDI

“Diduga dekompresi, karena tekanan, harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan),” papar Isswarto.

Almarhum Anto dikabarkan baru pulang sepekan dari Palu dan langsung terjun di lokasi bencana Lion Air JT 610. Dan ternyata ini menjadi penyelaman terakhir Anto.

“Beliau gugur setelah dua hari menyelam evakuasi korban Lion Air,” kata dia.

Jenazah almarhum dikabarkan telah diterbangkan ke Surabaya Sabtu pagi pukul 05.00 bersama keluarga.

Baca Juga :  Bupati OKU Timur Terima Penghargaan Indonesia Award 2021

Dalam informasi yang beredar dijelaskan pula kronologinya. Pada Jumat (2/11) sekitar pukul 22.10 WIB, Anto diantar Basarnas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.

Saat itu Anto sudah dalam kondisi tidak sadar, tidak ada respons, tidak ada denyut nadi, dan tidak ada napas. Kemudian pukul 22.30 WIB setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal oleh dokter jaga. (Ida/Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini