banner 728x250

Diduga Armada Vendor Tidak Mencukupi Tebu Milik PTPN 1 Regional 5 Tak Terangkut

BANYUWANGI,wartaterkini news- Karena diduga armada vendor tidak mencukupi, panenan tebu milik PTPN 1 Regional 5 Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur tidak terangkut. Akibatnya batang tebu menjadi mengering.

Seperti yang terjadi diwilayah perkebunan Kalikempit, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.

Pantauan awak media nampak batang tebu yang sudah dipanen tidak terangkut karena diduga kekurangan armada.

“Sejak hari Selasa, 27 Mei 2024 hingga hari ini belum diangkut mas,” ujar Yono, salah satu penebang tebu saat ditemui oleh awak media di lokasi penebangan.

Baca Juga :   Workshop Review Kurikulum D3 Keperawatan FIKES Tahun 2023

Kata Yono, jika terus terusan begini para penebang tebu merasa rugi karena batang tebu menjadi kering dan tidak ada bobotnya.

Bahkan, menurut kami bukan hanya para penebang saja yang mengalami kerugian. Namun perusahan juga mengalami kerugian.

“Kejadian ini menurut kami kesalahan dari vendor, karena armadanya tidak mencukupi,” paparnya.

Dengan kejadian ini sebagian warga berharap agar pihak Perkebunan menegur pihak vendor. Tujuanya adalah agar perusahaan milik negara tersebut tidak mengalami kerugian.

Baca Juga :   Polemik Pembangunan RSP, Kadinkes Halsel Engan Beri Keterangan Ke Media

“Menurut kami, perusahaan segera menegur vendor. Ini jelas menyalahi aturan karena tidak bisa memenuhi armada yang di butuhkan oleh perusahaan perkebunan,” ujar Novan, warga Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Bahkan Novan menyayangkan direksi PTPN 1 Regional 5 dalam penjaringan vendor angkutan tebu. Pasalnya baru saja di mulai musim panen namun sudah mulai ada masalah.

“Baru saja dimulai musim panen, namun sudah timbul masalah,” terang Novan.

Namun sayang hingga berita ini ditulis, awak media belum berhasil mengkonfirmasi pihak vendor dan juga pihak PTPN 1 Regional 5. (*)