banner 728x250

Dayah dan Santri di Aceh Diajak Ikut Kampanyekan Pemilu Damai 2024

Jakarta, wartaterkini.news–Lembaga Pendidikan Agama Islam Aceh (Dayah) dan para santri di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (Aceh) diajak ikut mengampanyekan Pemilu Damai 2023 di ruang digital, terutama media sosial.

Wamen Nezar Patria juga mengajak seluruh elemen Dayah mengambil peran dalam kampanye Pemilu Damai 2024.

“Dengan menggunakan media sosial maupun Internet secara cerdas dan bijak, khususnya dengan mengakses dan menyebar konten positif di ruang digital,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, dalam keterangannya terkait Seminar Literasi Digital HUT ke-36 Dayah Jeumala Amal yang berlangsung daring di Jakarta pada Senin (8/1/2023).

Baca Juga :   Jaga Kondusivitas Keamanan, Pemkab Batang Gelar Doa Lintas Agama Jelang Rekapitulasi

Menurut Wamen Nezar, agar dayah dan santri bisa ikut mengkampanyekan Pemilu Damai, perlu dilakukan peningkatan literasi digital.

Selain itu, seluruh elemen Masyarakat, termasuk Dayah, semakin membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan bijak dalam pemanfaatan teknologi makin dibutuhkan.

“Dengan tantangan polarisasi serta perpecahan yang dapat timbul akibat hoaks dan disinformasi,” tandasnya.

Wamen Komindo mengharapkan Dayah Jeumala Amal berperan aktif mencegah disinformasi politik dan mendukung kampanye anti-hoaks.

“Edukasi sivitas akademik serta lingkungan sekitar dengan mencari informasi valid dari sumber kredibel, membantu edukasi kelompok yang sulit mengakses informasi, serta melakukan amplifikasi pesan Pemilu Damai 2024,” tutur dia.

Baca Juga :   IKN Jadi Katalis Pertumbuhan Pusat Ekonomi Kawasan Indonesia Timur

Menjelang acara Pemilu 2024 satu bulan lagi, Wamenkomzar Patria mengajak setiap warga menahan jempol dan jari kita ketika menerima suatu informasi.

“Pahami dulu dan pelajari, jika tidak bermanfaat atau bahkan bermuatan negatif, jangan disebarkan. Ayo bersama – sama kita tingkatkan literasi digital, sebagai kontribusi kita mewujudkan pemilu damai,” kata Nezar Patria.

Dalam acara itu turut hadir Ketua Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim Teuku Umar Laksamana, Sekretaris Umum Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim Ali Gadeng, Ketua Pengawas Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim Fazli Syam,  dan Direktur Dayah Jeumala Amal Tgk. Hamdani.