Kulonprogo DIY, wartaterkini.news—Komandan Pusat Teritorial TNI AD (Danpusterad) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M. melaksanakan silaturahmi dan dialog dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Kulonprogo, Rabu (15/02/2023). Dalam kegiatan di Aula Adikarto, Pemkab Kabupaten Kulonprogo tersebut Danpusterad didampingi Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Puji Cahyono, S.I.P., M.Si.
Danpusterad Letjen TNI Teguh Muji Angkasa dalam sambutannya menyampaikan sangat senang dan bangga bisa bersilaturahmi dengan pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat di Kabupaten Kulonprogo.
Danpusterad menjelaskan bahwa teritorial adalah marwah TNI AD karena fungsi teritorial ruang lingkupnya seluruh Indonesia. Dan dilaksanakan oleh seluruh satuan Komando Kewilayahan dari tingkat Kodam, Korem, hingga Kodim.
“Pembinaan teritorial adalah marwah TNI AD. Dalam mengelola potensi di wilayah untuk dijadikan potensi pertahanan. Guna mencintai dan dicintai masyarakat, adalah faktor utama bagi TNI AD,” ujar Danpusterad.
Di akhir sambutannya Danpusterad mengimbau kepada Komandan Kodim untuk selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda Kulonprogo demi kemaslahatan masyarakat luas.
“Dalam konteks pemerintahan di daerah tentu selaku user dan leader adalah Bupati. Maka saya tekankan kepada Komandan Kodim untuk selalu menjalin komunikasi dan koordinasi,” tandasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kulonprogo, Drs. Tri Saktiyana, M.Si menyampaikan tentang fungsi teritorial dan terbentuknya lembaga ketahanan nasional (Lemhanas). Serta fungsi teritorial dan kehadiran tentara tidak hanya pada saat peperangan saja.
“Negara akan kuat jika memiliki empat komponen. Yaitu memiliki senjata canggih dan tentara terlatih, memiliki sistem Pemerintahan yang cakap, memiliki ekonomi yang makmur dan memiliki masyarakat yang percaya pada Pemerintah,” jelasnya.
Dari keempat point tersebut, point terakhir adalah yang paling berbahaya, jika tidak diterapkan dengan baik dan benar. Artinya secanggih apa pun sistem senjata dan semakmur apa pun suatu negara, apabila masyarakatnya tidak percaya kepada Pemerintahannya, maka semua akan hancur.
“Banyak contoh negara-negara besar yang hancur karena ketidakpercayaan rakyat pada sistem Pemerintahannya. Alhamdulillah masyarakat di Kulonprogo ini cukup taat dan selalu sinergis dengan Pemerintah,” tegasnya.
Acara silaturahmi dan dialog dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Kulonprogo diakhiri dengan pemberian cenderamata dan sesi foto bersama.
Hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Binjemenorg Sismet Pusat Teritorial TNI AD Kolonel Arh Fachrudin Usuluddin, Waaster Kasdam IV/Diponegoro Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang. Juga Komandan Kodim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Nurwaliyanto, Ketua DPRD Kabupaten Kulonprogo Akhid Nuryati, Sekda Kabupaten Kulonprogo Triyono, Toga Tomas dan Todat Kabupaten Kulon Progo. Hadir pula Danramil dan Perwira staf jajaran Kodim 0731/Kulonprogo serta seluruh Panewu Kabupaten Kulonprogo. (Kelana/Red)