banner 728x250

Dampingi Wabup PALI Pada Acara Tatap Muka BNNP Sumsel dengan Masyarakat Desa Air Itam,Kepala DPMD: Sosialisasi dan Penyuluhan Penyalagunaan Narkoba Bisa Diprogramkan Melalui APBDes

PALI Sumsel,Wartaterkini.news–Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PALI Mendampingi Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono, menghadiri Acara Tatap Muka Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan di Kantor Desa Air Itam , Jum’at (24/5/2024).

 

Kegiatan tersebut selain dihadiri Wakil Bupati PALI Drs. H. Soemarjono, juga hadir langsung Kepala BNN Sumsel Brigjend Pol. Tri Julianto Djatiutomo, SIK, MM, Ketua DWP BNNP Sumsel, Kapolres PALI yang diwakili Wakapolres PALI, Ka. DPMD, Ka. Bappeda, Ka. Diskominfotaper, Plt. Ka. Dishub, Plt. Ka. Dinkes, Plt. Kasat Pol.PP, Kapolsek Penukal, Camat Penukal, Kades Air Itam, Kades Air Itam Timur.

Baca Juga :   Persiapan Infrastruktur World Water Forum ke-10 Capai 60 Persen

 

Dalam sambutannya Wabup PALI Drs.H Soemaejono menyampaikan kepada masyarkat, untuk menjaga anak anak dari kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

 

“Saya berharap kepada masyarakat terutama ibu ibu sebagai orang tua, agar menjaga anak anaknya dari kejahatan narkoba”. Tandasnya

 

Sementara itu, Seorang Tokoh Masyarakat dari Ormas LSM Serampuh Darmadi juga menyampaikan keluhannya dan berharap kegiatan penyuluhan – penyuluhan tentang penanganan penyalahgunaan dan peredaran narkoba seperti ini bisa di lakukan secara rutin, serta dukungan anggaran dana untuk kegiatan tersebut dari Pihak Pemkab melalui APBD Kabupaten PALI atau dari Dana Desa.

Baca Juga :   Anggota DPD RI Dapil Jateng Sampaikan Ucapan Hari Jadi Yonarmed 3/NP

 

Menanggapi hal tersebut,Kepala DPMD Kabupaten PALI Edi Irwan saat dikonfirmsi awak media menerangkan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, bisa dianggarkan melalui APBDES di Desa masing-masing. Bahkan saat ini sudah ada Pemdes yang sudah melaksanakannya.

 

“Ya, kalau dianggarkan melalui APBDes untuk kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bisa diprogramkan, bahkan sudah ada pemdes yang melaksanakan kegiatan tersebut, untuk kedepan kita akan lebih digiatkan lagi program tersebut”. Tegas Edi Irwan (Hr/Red)