Camat Nirunmas Diduga Terlibat Dalam Kasus Kecurangan Pilkades Tutukembong

Kepulauan Tanimbar Maluku, wartaterkini.news–Diduga Camat Nirunmas ikut terlibat dalam kasus kecurangan pilkades Tutukembong, hal ini diungkap oleh Piter Luturmas kepada wartawan Minggu 4 April 2021

Luturmas mengatakan, Awalnya dari pemilihan 3 (tiga) TPS yang ada di Desa Tutukembong berjalan sesuai dengan kriteria, karena BPD telah menjelaskan jika terdapat satu atau dua tanda coblos dalam kotak maka itu sah namun jika terdapat tanda coblos pada luar kotak dan dalam kotak maka itu tidak sah

Ketika sampai pada perhitungan suara pada TPS 3, Camat sendiri mengarahkan lain bahwa terdapat satu tanda pencoblosan dalam kotak dan diluar kotak dinyatakan sah.

Baca Juga :  Bupati OKU Serahkan Piagam Purna Bhakti

“Saya sendiri sebagai calon merasa dirugikan karena Total suara saya untuk TPS 1 dan TPS 2 adalah 441 suara. sementara di TPS 3 saya hanya cari 7 suara dan itu menang, justru karena permainan kecurangan surat suara yang rusak 50 lebih untuk menambah calon yang lolos sehingga jadinya 126 sedangkan saya hanya dapat 96 suara. Ini yang membuat saya tidak legowo karena dianggap curang”,beber Luturmas.

Baca Juga :  Respon Metropolitan Baru, OKI Ubah Tata Ruang

Terjadi Konflik di Desa karena Berujung pada salah satu calon yang dianggap anak emas dan memutar balik surat suara yang rusak (tidak sah) menjadi sah untuk mendulang suara dengan cara curang kepada calon Kades tertentu

“Dalam kecurangan ini saya telah lakukan koordinasi dengan Camat Gerarce Saruna namun pihaknya kembali menyalahkan pegawainya sendiri padahal stafnya mengakui bahwa itu arahan camat”,tambahnya

Dikatakannya juga jika onmum camat tersebut agar ia bisa menerima hasil dari pilkades tersebu. “Camat juga mengatakan kepada saya, nanti diarahkan ke Kades untuk bapak jadi Ketua BPD, saya tegaskan bahwa ini bukan masalah jabatan namun kejelasan hukum agar kedepannya masyarakat kita jangan dibodohi”,tegas Piter

Baca Juga :  Terkait Pandemi Covid-19, Jiah Salah Satu Warga OKU Timur Bersuara

“Soal Legowo kita tetap ada pada posisi itu namun, kalau dapat jika tidak ada pemilihan ulang maka kita minta untuk tiga TPS itu harus dihitung ulang”,tambahnya

Pihaknya berharap, semoga laporan yang telah dimasukan kepada Bupati Kepulauan Tanimbar dapat di tindaklanjuti dan perlu ada kejelasan sehingga proses ini jangan ada yang dikorbankan (NFB/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini