Cahyani Idong: Dasa Wisma Kunci Menuju Sejahtera

Maumere NTT, wartaterkini.news–Ketua TP PKK Kabupaten Sikka yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sikka, Maria Cahyani Idong mengatakan Dasa Wisma menjadi kunci menuju keluarga sejahtera.

Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, yang akrab juga di sapa Cahyani mengatakan hal itu arahannya pada acara pembekalan bagi kelompok Dasa Wisma bagi 38 Kelompok Dasa Wisma Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Minggu, (20/12/2020)

Baca Juga :  Mencengangkan, Aksi Nekat Pria dari Paga, Kabupaten Sikka Bakar SPBU

Lebih lanjut Cahyani juga menjelaskan Dasa wisma merupakan program kerja PKK mulai dari pusat sampai ke desa, yang terdiri dari kelompok ibu dari 10 kepala keluarga (KK), yang melakukan aktivitas bermanfaat bagi keluarga.

“Kelompok Dasa Wisma harus kreatif dan inovatif dengan menggerakkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga”,jelas Cahyani lewat keterangan tertulis Kabaq Humas Kabupaten Sikka, Minggu, 20 Desember 2020.

Baca Juga :  Panca Wijaya Akbar Buka Lomba Bidar Mini

Ia juga mencotohkan hasil produk kelompok dasa Wisma dalam bentuk pengolahan makanan lokal dengan rantang berjalan dan bisa juga dengan membuka warung makan, pengolahan limbah rumah tangga dan lainnya.

“Dasa Wisma harus memiliki produk unggulan untuk peningkatan ekonomi keluarga,”tandasnya sembari menambahkan 10 program pokok PKK berjalan baik maka keluarga bisa sejahtera.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M. Si dalam sambutan mengatakan Dasa Wisma harus lebih kreatif dalam mengembangkan usaha kelompoknya melalui kegiatan pemberdayaan dalam berbagai bentuk.

Baca Juga :  Kisah Perjuangan Pengusaha Cafe di Sikka di Tengah Pandemi Corona

Ia juga meminta kelompok Dasa Wisma harus mampu mengembangkan diri dan kelompoknya melalui hasil produk unggulan.

Menyinggung pencegahan DBD, Bupati Robi Idong meminta kelompok Dasa Wisma harus bisa menjadi agen bagi masyarakat di wilayahnya masing-masing untuk memberikan sosialisasi dan edukasi untuk bersama mencegah DBD. (Kevin Jorge/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini