banner 728x250

Bupati Baddrut Tamam Rencanakan Taman Kowel Jadi Pusat Kesenian

Pamekasan Jatim, wartaterkini.news – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta Dewan Kesenian setempat dapat mengelola taman Kowel yang berada di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya.

Menurutnya, tempat itu sangat strategi untuk kegiatan seni budaya yang nantinya dipelopori oleh dewan kesenian. Mulai sekadar latihan atau pameran resmi yang dapat menumbuhkan potensi anak di bidang kesenian.

“Saya membayangkan ada kegiatan anak-anak SMA, dalam setiap hari itu, misalnya sore ada latihan tari di situ, pembacaan puisi, atau pameran apa lah yang semuanya dikerjakan oleh teman-teman (dewan kesenian,red),” katanya, Rabu (15/2/2023).

Baca Juga :   Pelantikan Kades Pengganti Antar Waktu Desa Artodung oleh Bupati Pamekasan

Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Azzubair, Sumber Anyar, Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan ini menambahkan, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dapat terlibat aktif dalam suksesnya realisasi taman kowel menjadi pusat kegiatan seni budaya tersebut. Misalnya, dinas perhubungan (dishub) menfasilitasi penerangan agar terjaga dengan baik, dinas pariwisata melengkapi gazebo, dinas lingkungan hidup menjaga penghijauan, dan OPD lain sesuai dengan tugasnya.

Tempat tersebut nantinya akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar lantaran banyaknya pengunjung yang datang untuk menyaksikan event-event tertentu yang dilaksanakan oleh dewan kesenian.

Baca Juga :   Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis, Bupati Pamekasan Menerima Penghargaan UHC

“Dengan banyaknya orang hadir ke situ, suasananya akan berbeda. Nanti di situ ada event-event tertuntu, seperti festival puisi setiap hari minggu, festival menari atau event lainnya yang dapat dilaksanakan di tempat itu,” tandasnya.

Dia berharap, dewan kesenian dapat menindaklanjuti rencana tersebut agar anak-anak yang memiliki bakat dan kemauan di bidang seni budaya terfasilitasi dengan baik. Tentu, komitmen mengabdi kepada nusa, bangsa, dan negara harus tertanam kuat demi Pamekasan di masa yang akan datang.

“Setiap kita harus punya cara berbeda atau keluar dari kotak biasa agar hasilnya berbeda pula. Ini semua demi masa depan Pamekasan agar anak-anak terfasilitasi sesuai dengan bidangnya,” pungkasnya.*(Mz/Red)