BPO-LBF dan Pemerintah Kabupaten Bima NTB Teken MoU di Bidang Parekraf

oleh

Bima NTB, wartaterkini.news– Pentingnya sinergitas dan kerjasama lintas Kabupaten antar Provinsi dalam rangka pengembangan subsektor Ekonomi Kreatif sangat diperlukan. Pada Kamis (24/06), Badan Pelaksanaan Otorita Labuan Bajo Flores (BPO-LBF) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama atau MoU.

“Hari ini kita duduk bersama untuk menyatukan persepsi, kira-kira di Kabupaten Bima yang masuk dalam wilayah koordinatif BPO-LBF, potensi mana saja yang ingin dikembangkan, yang bisa mendukung keberadaan Komodo, ataupun Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas”, kata Bupati Bima, Hj.Indah Dharmayanti Putri.

Penandatanganan MoU ini sebagai tindak lanjut dari rangkaian sinergitas pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif antar Pemerintah Daerah Kabupaten Bima bersama BPO-LBF. Usai penandatanganan nota kesepahaman, kedua lembaga langsung melakukan rapat koordinasi Forum Floratama yang berlangsung selama 2 (dua) hari di Bima.

Baca Juga :  Lapas Klas II A Bersama PP Puncak Darussalam Teken MoU

Demikian Bupati Bima yang juga adalah istri mendiang Sultan ke-16 Ferri Zulkarnain itu mengaku, rapat koordinasi yang diwujudkan dengan penandatanganan MoU kali pertama ini, adalah hal yang luar biasa.

“Kami berterima kasih atas perhatian BPOLBF kepada kabupaten Bima, karena sehebat apapun kami mempromosikan Kabupaten Bima, tanpa ditunjang oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, istilahnya kami “menumpang” promosi Labuan Bajo dengan Komodonya, barulah pariwisata kami bisa dikenal lebih luas”, imbuhnya.

Baca Juga :  Tingkatkan PAD di Sektor Pariwisata Pemda OKU Selatan Libatkan Bumdes Teken MoU

Lambu dan Sape merupakan 2 (dua) Kecamatan di Kabupaten Bima yang masuk dalam wilayah koordinatif BPO-LB. Hal itu sesuai amanah Perpres No.32 Tahun 2018, yang merupakan bagian dari Cagar Biosfer Komodo.

Bupati Indah berharap, sinergitas kerjasama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang terjadi saat ini kiranya dapat menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Badan Otorita Labuan Bajo Flores BPO-LBF Shana Fatina, ia mengungkapakan pihaknya siap menjalin kerjasama mendukung percepatan sektor parekraf, khususnya di Kecamatan Sape dan Lambu yang masuk dalam zona koordinatif BPOLBF.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Kades Adakan Pos Ronda Bergilir

“Pariwisata terintegrasi adalah visi utama kami yang mana keberadaan Komodo sebagai ikon utama Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo bisa yang nantinya, dapat mendatangkan manfaat bagi daerah penyangganya, termasuk Kabupaten Bima”, tukas Shana.

Ia meyakini usai kerjasama ini, potensi produk ekraf yang dimiliki Kabupaten Bima akan mendapat pasar yang luas, terutama dengan mitra BPO-LBF seperti KreaSi Jawa Barat dan Lion Parcel.

Penandatanganan MoU itu, dilakukan diruang rapat Kantor Bupati Bima disaksikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Bima H. M. Taufik HAK, Direktur Industri dan Kelembagaan BPOLBF, Neysa Amelia dan segenap unsur perangkat daerah Kabupaten Bima. (*)

Print Friendly, PDF & Email