BKN dan Kominfo Beserta Pemkab Halut Gelar Si Dewi Mantap

oleh -848 views

Kota Ternate Maluku Utara
wartaterkini.news–Kerja sama antara PT. Berdaya Karya Nusantara (BKN), Komunikasi Informasi (Kominfo) dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Pemkab Halut) Melaksanakan Bimbingan Teknis sistem informasi Desa dan Internet Desa dengan tema “sistem internet Desa WIFI, maju efisien terintegrasi produktif atau di sebut dengan Si Dewi Mantap” yang bertempat Bolroom Hotel Boulevard ternate, pada Kami (17-10-2019) berada di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara.

Kegiatan Bimbingan di hadiri oleh Assisten III Kabupaten Halmahera Utara Judihart Noiya sekaligus membuka acara dengan resmi, Kadis Kominfo Deky tawaris, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Drs. Nyoter Koenoe, MSi Kabupaten Halmahera Utara.

Selain itu hadir juga Pemerintah Desa se-Kabupaten Halmahera Utara, setelah itu di selah-selah waktu juga melakukan pendatangan surat MoU dari Desa yang mau melakukan sosialisasi Bimbingan Teknis sistem informasi Desa dan Internet Desa.

Kegiatan Bimbingan di laksanakan selama tiga hari dari tanggal 16 sampai 18 Oktober yang ikuti enam Kecamatan dan 24 Desa dari, Kecamatan Galela Barat 1 Desa, Kecamatan Galela Utara 11 Desa, Kecamatan Loloda Kepulauan 10 Desa, Kecamatan Kao Teluk, 1 Desa, Kecamatan Kao Utara, 10 Desa, dan Kecamatan Kao Barat 12 Desa.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Akan Launching Internet Desa Gratis Awal Oktober 2019

Teguh Adi Prabowo sebagai ketua panetia kegiatan bimbingan saat di wawancarai Media ini mengatakan BKN tersebut sebuah lembaga yang tugasnya melakukan pelatihan dan pemberian pemerintah desa maupun masyarakat desa.

“Kami kerja sama dengan dinas kominfo dalam hal ini sebagai penyelenggara kegiatan atau event organisir, tetapi dalam kegiatan ini sebagai narasumber pengisiannya dari dinas Kominfo, dinas PMD, ada juga dari eksternal dari tenaga ahli Kominfo Kementerian. Kemudian ada juga dari pembicara dari kabupaten lain sebagai narasumber percontohan dijelaskan supaya ada pembanding desa seperti yang sudah diterapkan di daerah lain”. Kata Teguh

Lanjutnya, Tujuan akan ada kerja sama dengan Desa dan pihak BKN mengenai pembuatan tower internet, di mana tower entry kerjasama BKN murni dengan desa langsung karena ini pengadaan adalah milik desa. Jadi Desa mengadakan, kalau bisa melakukan koneksi internet, tetapi mamelalui musrenbang dimasukkan APBD-DES baru ada pada tahap pelaksanaan, kita tidak mau memotong kompas jalur itu. Prinsipnya kalau ada yang bersedia, bisa kita coba karena kita sudah ada desa peletak project di Desa Salota Utara, kita bangunkan free dulu kalau mereka berkenan.

“Output kegiatan ini ada tiga, Berjalannya sistem informasi desa baik secara offline maupun online, Berjalannya website desa sebagai sarana keterbukaan informasi dan Terbangunnya jaringan internet desa sebagai sarana integrasi data secara online antara desa, kecamatan dan pemda Halut. 24 Desa sekian ini berminat, terus mencoba, kita berkomunikasi dengan mereka untuk melakukan pelatihan terlebih dahulu baru nanti penjajakan untuk kerja samanya, ini penjajakan kerja samanya sedang kita bahas yang tidak melanggar aturan dan sesuai dengan tata kelola keuangan desa, intinya kalau kerja sama pekerjaan itu murni dengan desa saja tidak ada keterkaitan dengan paksaan dari pihak lain. kalau untuk di Maluku Utara sebenarnya untuk internet Desa itu baru di Kabupaten Halmahera Utara, mengingat kemarin kendala”

Baca Juga :  Sebanyak 263 Orang Resmi di Lantik Dalam Jabatan Fungsional Tertentu

Tambahanya, “ternyata di sana blank spotnya 30% area, terus ada pun sinyal yang tidak bisa untuk internet, ini kita diskusi dengan Pemda, dan kominfo, dan di dukung dengan PMD. Tidak ada paksaan desa untuk mengikuti bimbingan ini semua di kembalikan ke kewenangan desa, di putuskan dalam Musrembang dan harus sepengetahuan dari BPD masing-masing desa, itu yang harus kami tekankan kepada desa, bahwa apapun itu harus sesuai dengan prosedur tata keungan desa”.ucapnya

Baca Juga :  Tunaikan Janji Kampanye, Herman Deru Launching Internet Desa

Harapan kami, di era revolusi industi 4.0 ini dengan adanya di bangun sistem online sampe ke koneksi internet desanya ini bisa berjalan, dan kefalitan data di desa-desa menjadi one vick data di kabupaten, sehingga ketika kabupaten punya cita-cita smart city vilict nya juga sudah smart.

Terpisah Kadis PMD Drs. Nyoter Koenoe MSi, Mengatakan pihaknya sangat mendukung sekali terkait kegiatan Bimtek, karena bagaimana masyarakat desa juga menikmati hasil-hasil, Kemudian profil desa juga terkafer di website desa, dengan segala perkembangan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaannya membuat desa lebih di kenal.

“Oleh sebab itu di 2020, kami ingin sistem koneksi dengan Aplikasi OM-SPAN, aplikasi yang di maksud digunakan dalam rangka memantau transaksi dalam Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan menyajikan informasi sesuai kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web. OM-SPAN dibuat dalam rangka memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, terinci, dan terintegrasi mengenai implementasi SPAN”. jelas Kadis

Kades berharap semua kepala desa di 2020 sudah memiliki website dan internet desa, dan pada peserta yang telah mengikuti bimtek bisa di implementasikan, agar masyarakat desa juga memahami dan mengetahui profil desa yang punya perkembangannya seperti apa. Agar mempermudah dalam mengapdate informasi pedesaan. (Alif/red)

Print Friendly, PDF & Email