banner 728x250

Berkonvoi Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMP Diamankan Polisi

Polresta Magelang kembali mengamankan puluhan siswa SMP yang merayakan kelulusan dengan berkonvoi menggunakan kendaraan roda dua, Selasa (14/05/2024). (foto: Atik)

Magelang Jateng, wartaterkini.news Polresta Magelang kembali mengamankan puluhan siswa SMP yang merayakan kelulusan dengan berkonvoi menggunakan kendaraan roda dua. Mereka merupakan pelajar dari beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Magelang dan diamankan di wilayah Borobudur, Selasa (14/05/2024) sore.

Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., melalui Kabagops Polresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto, S.H., M.A.P. mengungkapkan kejadian tersebut. Dikatakan para remaja tersebut mengaku pesta kelulusan, namun pada kenyataannya, tidak semuanya benar-benar lulus.

“Dari peserta konvoi ini ada yang sudah tidak sekolah dan ada yang baru Kelas VIII, dan satu anak merupakan pelajar SMK. Semuanya ada 36 remaja,” ungkap Kompol Eko.

Selain mengamankan para peserta konvoi, petugas juga mengamankan 22 kendaraan roda dua yang digunakan konvoi. Menurut Kabagops, anak-anak usia mereka ini belum diperbolehkan mengemudikan kendaraan bermotor, karena belum memenuhi syarat memperoleh lisensi mengemudi (Surat Izin Mengemudi/SIM).

“Mereka kita amankan di area persawahan di wilayah Borobudur. Berdasarkan laporan masyarakat dan sudah kami tengarai lokasi itu, maka kita melakukan pengamanan,” ungkap Kompol Eko.

Baca Juga :   Jalin Sinergi Kapolres Metro Bekasi, Gelar Silaturahmi Bersama Pengurus Pokja Wartawan & Influencer Medsos Polres Metro Bekasi

Diungkapkan para remaja ini dari empat sekolah di empat wilayah berbeda yang datang berkumpul karena diundang melalui media sosial. Diduga mereka hendak melakukan tawuran sehingga pihak Polresta Magelang segera melakukan pencegahan dengan mengamankan para remaja itu sekira pukul 16.00 WIB.

Para peserta konvoi selanjutnya diamankan ke Mapolresta Magelang berikut kendaraan yang mereka gunakan. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan termasuk menghadirkan para orang tua masing-masing dan pihak sekolah yang bersangkutan.

Baca Juga :   Jembatan Gantung Instagramable, Topang Ekonomi dan Pariwisata Desa Sugih Waras

“Dalam pengamanan ini, tidak ditemukan senjata tajam atau minuman keras,” pungkas Kompol Eko Mardiyanto. (Atik/Red)