banner 728x250

Berkedok Sumbangan Amal Jariyah, SMP Negeri Prambon, Nganjuk diduga Lakukan Pungli

NGANJUK, wartaterkini news– Dugaan pungutan liar (Pungli) berkedok amal Jariyah dan sumbangan lainnya di SMP Negeri 1 Prambon, lebih tepatnya Jl.raya watudandang – cengkok
Desa watudandang Kecamatan prambon Nganjuk dikeluhkan sejumlah wali murid.
Kamis (06/06/2024)

Dari keterangan, Y (42) salah satu wali murid yang menilai kewajiban sumbangan Jariyah itu tentunya membebani para wali murid, bahkan sistem pembayaran uang Jariyah yang diwajibkan kepada semua siswa itu dilakukan secara tunai,

“Anak saya yang duduk di Kelas VIl, diwajibkan untuk membayar uang Jariyah selama satu semester dengan nilai Rp 700 ribu/siswa ” keluh Y, Selasa (04/06).

Baca Juga :   Call Center Layanan Aduan Masyarakat Polsek Muntilan, Dibuka 24 Jam

Y menyebut pola dugaan pungli yang dilakukan pihak sekolah justru membebani para wali murid. Yang mana hal itu justru mengarah pada pelanggaran aturan Pendidikan, jadi harud jelas apa itu pungutan dan apa itu sumbangan. Dan tentunya yang menjadi tanda tanya kita, kemana, dan apa fungsi dana BOS yang diterima pihak sekolah selama ini.

“Seperti sumbangan untuk pembangunan. Kalau memang sumbangan saharusnya sifatnya sukarela dan tidak boleh ada batas waktu. Dan pembayaran itu melalui bendahara sekolah, dan parahnya lagi tanpa adanya tanda terima pembayaran,” ujarnya.

Baca Juga :   Kembangkan Usaha, Koperasi UNIMMA Berganti Jadi Koperasi Konsumen

Sementara dari lnformasi yang dihimpun terungkap bahwa, yang diwajibkan untuk membayar Jariyah itu tidak hanya siswa Kelas VIl saja, melainkan semua siswa, mulai dari kelas VIIl hingga kelas IX di SMP Negeri 1 Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur,

 

Diketahui jumlah keseluruhan siswa/siswi SMP Negeri 1 Prambon, Nganjuk , Kurang lebihnya 700 hingga 800 siswa siswi.

 

Namun sayangnya sampai berita ini ditayangkan Kepala SMP Negeri 1 Prambon, Edy Sabadila ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, maupun pesan WhatsApp, yang bersangkutan tidak merespon, meski dalam keadaan online.

Baca Juga :   Dorong Inklusi Layanan di Sektor Urban, BRI Kanwil Jakarta 2 Apresiasi Peran Media

Pewarta : Iman