Bebas sanksi!! Dua Kali Agen E-Warung Penyaluran BPNT Desa Tampo, Kecamatan CluringTabrak Aturan Permensos Nomer 5/2021

BANYUWANGI, Jawa Timur, wartaterkini news-Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non -Tunai (BPNT) Sembako di Desa Tampu, Kecamatan Cluring, Banyuwangi tak sesuai aturan yang ada di Peraturan Presiden (Perpres).Kamis(18/08/2022)

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diatur untuk pembelian kebutuhannya oleh pihak E-warung yang telah ditunjuk oleh pemerintah desa dalam program e-warong,

 

Sebab aturan memang yang berhak membelanjakan adalah penerima manfaat itu sendiri,ketika bantuan itu diterima KPM maka hanya penerima bantuan saja yang berhak mengelola, bukan lagi pemerintah desa atau pihak E warung.

Baca Juga :  Pemilihan Bujang Gadis OKU Selatan Segera di Gelar

Menurut keterangan Nazamudin Arif selaku Bagian Evaluasi Tikor Kecamatan Cluring kami konfirmasi mengatakan, ketua tikor lagi ada diklat , jadi sementara kita tegur langsung dan tindak lanjut teguran dan sangsi itu nanti tikor yang menentukan,”ucapnya,

“kami hari jumat itu saya langsung minta penjelasan ke BUMDes terkait foto yg saya terima dari seseorang yang tidak sesuai dengan permensos 5 /2021 ,makanya kemarin langsung saya temui ketua BUMDes,”terang Arif,

Lanjut Arif ,bahwa pengakuan dari BUMDes Agen e-warung air molek pemiliknya lagi tidak ada di tempat jadi menyuruh saudaranya atau anaknya lupa aku tapi tak rekam kok, Jadi untuk pengecekan saldo KPM kebetulan yang disuruh pegawai BUMDes jadi di ceklah di kantor BUMDes,” Katanya,

Baca Juga :  Disangka Maling Adik Ipar Tertembak Senapang Angin

“Kejadian ini sudah dilakukan dua kali, yang pertama dulu waktu puasa, kebetulan pas saya monev ada satu KPM bawa banyak kartu langsung saya hadang tak hentikan dan tak suruh yg bersangkutan ambil atau anggota yg satu KK dg KPM dan bawa KTP,”
jelas Arif

Justru kenapa saat ini kejadian di lakukan kembali ,betapa terkejutnya saya dapat kiriman WA foto penggesekan di kantor BUMDes, ” Sesal Arif saat menceritakan kejadian ini pada media wartaterkini news,

Baca Juga :  DPRD OI Gelar Paripurna Istimewa Tentang Laporan Pansus

Arif juga menambahkan, saya mengucapkan terima kasih pada siapapun yg telah berani memberi tahu kami hal-hal yang mengabaikan aturan pemerintah tersebut, kami siap meluruskan tolong bantu kami,” pungkas Arif.

Sementara itu Mbak Nur Hayati selaku pemilik agen air molek E – warung BPNT
Desa Tampu, sampai berita ini tayang kami konfirmasi masih belum ada jawaban atau balesan.

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini