Senin, Januari 24, 2022
Google search engine
Google search engine
BerandaBeritaAnggaran Dana Dispora 3,6 Milyar Patut Dipertanyakan, Baru 3 Hari Dipakai Sepatu...

Anggaran Dana Dispora 3,6 Milyar Patut Dipertanyakan, Baru 3 Hari Dipakai Sepatu Atlit dan Official Wodball Jebol

Musi Rawas Sumsel, wartaterkini.news– Pemerintah kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Pemuda & Olahraga Raga (Dispora) tahun 2021 menganggarkan dana sebesar Rp. 3,6 Milyar (Tiga Milyar Enam Ratus Juta) Dana sebesar itu diperuntukkan kegiatan Pekan Olah Raga Provinsi ( Porprov), Pekan Olah Raga Daerah ( Popda) Serta Peparprov.

Hal tersebut diungkapkan kepala dinas Pemuda & Olahraga kabupaten Musi Rawas Marsono didampingi Uteb selalu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) saat diwawancarai wartawa Jodanews. Com diruang kerjanya, Rabu (1/12/21).

“Ya benar tahun ini dispora mendapat kucuran dana dari pemerintah kabupaten sebesar Rp. 3.6 Milyar untuk satu tahun anggaran untuk kegiatan Porprov, Popda serta Peparprov, seperti pengadaan pakaian atlet, official, makan minum, penginapan, uang saku, “kata Marsono.

Lanjut Uteb mengatakan, dana tersebut berasal dari APBD induk dan perubahan. untuk dana APBD induk dianggarkan sebesar Rp. 2,2 Milyar ( Dua Milyar Dua Ratus Juta Rupiah) di APBD Perubahan dianggarkan sebesar Rp. 1,4 Milyar (Satu Milyar Empat Ratus Juta Rupiah) jadi total keseluruhan dari APBD Induk dan Perubahan Rp. 3,6 Milyar.

Baca Juga :  Audensi Dengan Wartawan, BupatiĀ OKU Ungkap Ada Kebodohan di Humas Setda OKU

Saat ditanya Wartawan masalah dana pengadaan pakaian atlet yang diduga pantastis..? Marsono mengatakan, Masalah pengadaan pakaian atlet sudah kita lelang, dan dimenangkan oleh CV Moyan Jaya.

“Untuk dana anggaran pengadaan pakaian atlet dan Official seperti, Topi, Baju, Jaket, Traning, dan sepatu sebesar Rp. 405.000.000,- ( Empat Ratus Lima Juta Rupiah) dengan perincian 350 pakaian Atlit serta 100 pakaian untuk Official X harga pakaian atlit Rp. 900.000″kata Uteb.

Sementara itu ditempat yang sama, Marsono kepala dinas Pemuda & Olah Raga (Dispora) Saat ditanya wartawan banyaknya keluhan Atlit dan pelatih mengenai masalah Penginapan, uang saku, makan dan minum waktu acara Porprov ke-XIII di OKU Raya cuma dibayar separuh, Marsono membantah, Masalah penginapan dan makan minum untuk atlit dan pelatih kita hitung perkepala.

“Contohnya kalau dalam satu cabor itu ada 15 atlit dan pelatih, ya kita hanya bisa memfasilitasi mereka cuma 1 kamar begitu juga makan minumnya”,jelasnya

Baca Juga :  Atlet Panahan Lahat Diduga Hasil "Cangko'an"

“Untuk masalah penginapan setiap Cabor kita hitung perkepala, begitu juga makan minumnya. dan untuk uang saku atlit kita kasih 1 juta, dan untuk pelatih, 1,5 juta, serta untuk uang makan keberangkatan atlit dan Official kita kasih Rp. 25.000,- begitu juga kepulangan atlit dan Official kita kasih Rp. 25.000,- juga,”ungkap Marsono.

Ditempat yang berbeda Noviansyah Official angkat besi saat di mintai komentarnya masalah penginapan uang saku serta uang makan di jalan, dirinya mengatakan, untuk uang saku dan uang makan di jalan dirinya beserta atlit saya, sudah dikasih pihak dispora. dan mengenai penginapan dirinya agak kecewa, karna atlit saya angkat besi ada 4 orang, 2 putra dan 2 putri termasuk Official 2 orang.

“Seharusnya pihak dispora kasih kamar untuk kami 3 buah, karna disana ada atlit ceweknya, ternyata dari dispora cuma dikasih 1 kamar untuk 6 orang,”ungkap Novi. seraya menambahkan, masalah makan minum untuk kepergiannya kami dikasih, tapi waktu pulangnya, kami tidak dikasih oleh pihak dispora,” jelas Novi.

Baca Juga :  HD Instruksikan Setiap Desa Sediakan Tempat Isolasi Covid-19

Hal yang sama diungkapkan Wawan Official Wodball, untuk masalah penginapan, alhamdulillah kami di kasih 5 kamar oleh pihak dispora, makan minum pulang pergi juga dikasih. tapi masalah pengadaan pakaian atlit, dirinya sangat menyayangkan, karena kualitasnya kurang.

“Untuk uang saku, makan minum atlit, Official serta penginapan kami, alhamdulillah aman, tapi yang saya sangat sesalkan masalah pengadaan pakaian, seperti, topi, jaket, baju, traning dan sepatu seperti kurang berkualitas, contohnya masalah sepatu, baru 3 hari di pakai oleh saya serta atlit saya sudah rusak dan jebol,” ungkap Wawan.

Wawan menambahkan, “Menurut saya pengadaan pakaian/stel dengan harga senilai Rp. 900 ribu tersebut perlu dipertanyakan, itu tadi, sepatu yang saya pakai dan atlit saya baru 3 hari di pakai sudah rusak dan jebol”,terangnya

Hasil temuan wartawan di lapangan terjadi perbedaan yang menyolok, contohnya untuk penginapan atlit karate 13 orang cuma dapat 1 kamar, angkat besi 6 orang juga dapat 1 kamar, sedangkan atlit Wodball berjumlah 16 orang di kasih 5 kamar oleh pihak dispora.(Rel/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
4,286,378
Total Kasus
Updated on 24 January, 2022 11:07 am

Paling Populer

Headline News

error: Content is protected !!