Aneh..!! Proyek Rehabilitasi Gedung RSUD Ogan Ilir Diduga Tak Bertuan

Ogan Ilir,Wartaterkini.news–Kurang Lebih dari satu tahun terbengkalai Gedung, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ogan Ilir yang sebelumnya sudah dibangun tiga tahun lalu, kini di tahun 2018 Mulai di rehab kembali.

Namun sayangnya Rehabilitasi Gedung (IGD) RSUD OI dan pembangunan jalan Selasar RSUD yang beralokasi di komplek perkantoran terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. diduga asal asal jadi, pasalnya banyak kejanggalan di proyek ini, salah satunya papan proyek kegiatan pekerjaan pembangunan tersebut tidak ada. Begitu juga dengan cara pengerjaannya diduga asal jadi. Bangunan rehab Gedung IGD dan jalan selasar (RSUD) ini tak jelas dan diperkirakan menelan Dana hingga Milyaran Rupiah, Sabtu. (17/11/2018).

“Hasil Pantauan wartawan , Ada dua Bangunan yang dikerjakan disini, satu Rehabilitasi Gedung IGD dan Satunya bangunan jalan Selasar. Pembangunan Proyek sebesar ini di kerjakan oleh orang yang Berjumlah sekitar 12 orang Saja.

Baca Juga :  BPSK Kota Lubuklinggau Resmi Dilantik Gubernur Sumsel

Ditambah lagi Pekerjaan proyek ini banyak kejanggalan baik dalam proses pengerjaannya maupun Tidak adanya Papan Nama proyek tersebut.
melihat lebih dekat Para Pekerja yang sedang memasang plafont Gedung (IGD), menggunakan bahan yang diduga tidak sesuai dengan (RAB) perencanaannya, plafont yang dipasang bukanlah yang berkelas. Apalagi yang standar, melainkan plafont Biasa Saja jelasnya.

“Menurut Ahyar Selaku (PPK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, mengatakan kami pihak Rumah Sakit tidak tau tentang adanya perehaban Gedung (IGD) tersebut, kami hanya di suruh menempati jika Gedung tersebut telah Usai dibangun.” Ujarnya.

Baca Juga :  Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme, Paripurna DPRD Morotai tentang Penyampaian LKPJ Kepala Daerah Ditunda

“Menurut pekerja/Tukang saat di mintai keterangan mengatakan, pengerjaan Rehab Gedung (IGD) dan jalan klinik, sudah Berlangsung 3 minggu dikerjakan, Dan untuk pembangunan jalan klinik ini sudah dikerjakan 1 minggu Lalu. dengan jumlah seluruh perkerja 12 orang. untuk luas dan panjang pembangunan jalan klinik ini, berkisar Panjangnya – 50 meter dan Lebar -3 meter. Untuk masalah dana dan papan proyek kami tidak tahu, kami hanya pekerja biasa, kami diperkerjakan oleh bapak Ismail yang kami tahu beliawlah pemborongnya “tuturnya.

Ismail, selaku kepala tukang yang di hubungi melalui Via ponsel atau WhatsApp nya. Mengatakan Saya tidak tahu menau, Sebaiknya bapak langsung saja temui yang bersangkutan yaitu bapak Yuda/Ical, jelasnya.

Baca Juga :  Utang Pemerintah di Akhir Juli 2019 Naik Jadi Rp 4.603,62 T

Lanjut Dia, Karena saya bukan pemborong yang disebutkan oleh tukang tersebut, saya cuman tukang yang nyariin pekerja untuk bekerja disini, katanya.

Terpisah, melalui bapak Ismail yang katanya hanya mencarikan tukang untuk bekerja memberikan nomor telpon:081808…, yang katanya pemborong bernama Yuda/Ical, saat dihubungi Via telpon dan SMS tidak diangkat atau tidak ada Respon untuk menjawab.

“Sementara “Ari. Selaku Staf Dinas PUPR mengatakan, memang benar itu Rehabilitasi Gedung (IGD) RSUD OI, dan pembangunan jalan Selasar. masalah papan proyek itu akan kami sampaikan kepada pelaksananya, Kalau masalah dana dan jumlah kontraknya kami juga belum tau dari Dana ‘ (APBD/APBN) , karena papan proyeknya enggak ada jadi kami belum tau. “Pungkasnya.(Arman/Red).

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini