Anak Krakatau Masih Siaga, Pelayaran di Selat Sunda Harap Tetap Waspada

Jakarta, Wartaterkini.News–Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Agus Purnomo meminta pelaku pelayaran yang melintas di Selat Sunda, khususnya di wilayah Gunung Anak Krakatau agar tetap waspada, mengingat status Gunung Anak Krakatau yang masih pada level III siaga.

“Kendati pada hari ini aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terus menunjukkan penurunan, saya mengimbau para pelaku pelayaran, khususnya Perairan Banten untuk tetap waspada berkaitan dengan erupsi gunung Anak Krakatau dan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. Jauhi radius 5 km dari Gunung Anak Krakatau,” ujar Dirjen Agus, Selasa (1/1).

Baca Juga :  Terganjal Lahan dan Depo, Operasi LRT Jabodetabek Molor Hingga 2021

Selain itu, Dirjen Agus juga mengimbau Para Nakhoda untuk selalu memonitor dan memantau Berita Cuaca melalui website BMKG, serta Berita Erupsi Anak Krakatau dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan atau melalui semua alat yang dapat digunakan untuk menerima berita cuaca di atas kapal, baik itu Navtex, Weather Fax, atau Weather Telex, kemudian melakukan tindakan yang diperlukan sesuai prosedur di atas kapal.

Baca Juga :  Pejabat Pengelola Informasi Harus Transparansi Dalam Pelayanan Publik

Sedangkan untuk kapal – kapal kecil dengan ukuran di bawah 35 GT dan kapal-kapal nelayan diimbau untuk menunda keberangkatan hingga cuaca dipastikan sudah benar-benar aman.

“Seluruh jajaran, terutama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Banten saya minta terus monitor dan waspadai secara berkala aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta selalu berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Dirjen Agus.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Inisiasi Vaksinasi Covid-19 Massal Bagi Pedagang Pasar

Sebagai informasi, hingga saat ini aktivitas di Pelabuhan Banten masih berjalan normal, dan tidak berdampak terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau. (*)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini