Anak Karang Cerita Diculik, Bapak Minta Maaf

OKU Selatan,wartaterkini.news–Kepolisian Resort ( Polres ) OKU Selatan melaksanakan Press Confrence / Press Release dengan tema ” Ungkap Kasus dan Konfirmasi HOAX Penculikan ” Sabtu, 26 November 2018 bertempat di Polres OKU Selatan.

Dalam Press Release ini, Kapolres OKU selatan, AKBP. Deny Agung Adriana, S.IK. M.H. menjelaskan perkembangan hasil penyelidikan yang dilakukan Tim Sat Reskrim Polres OKU Selatan bersama Kapolsek Simpang Martapura terkait dengan informasi adanya penculikan terhadap Elda Triana Bin Mukran, umur 17 Tahun, Pekerjaan Pelajar Kelas 3 SMA 1 Muaradua, Alamat Lingkungan 9 Kelurahan Batu Belang Jaya Kabupaten OKU Selatan.

Team Sat Reskrim bersama Kapolsek Simpang Martapura telah melakukan interogasi terhadap Elda Triana dan yang bersangkutan membenarkan bahwa dirinya telah diculik. Namun dari hasil pengamatan terhadap yang bersangkutan tidak ditemukan tanda – tanda bekas penculikan pada tubuh korban.

Baca Juga :  HD: Wali Kota Lubuklinggau Layak Diberi Reward

Kemudian pada hari Rabu, 14 November 2018, sekira pukul 23.00 WIB, team Sat Reskrim bersama Kapolsek Simpang Martapura kembali melakukan interogasi terhadap Elda Triana di rumahnya dan yang bersangkutan dengan didampingi oleh orang tuanya dan kepala lingkungan setempat menyatakan bahwa peristiwa penculikan terhadap yang bersangkutan TIDAK BENAR dan hanya cerita karangan dari Elda Triana.

Adapun Elda Triana menerangkan bahwa pada hari Senin, 12 November 2018, setelah selesai jam sekolah yang bersangkutan pulang ke rumah lalu yang bersangkutan mengemasi pakaian yang kemudian dimasukkan ke dalam tas sekolah yang bersangkutan.

“Sekira pukul 17.00 WIB, yang bersangkutan ke luar dari rumah dan kemudian menumpang ojek untuk pergi ke Pasar Tengah Muaradua. Setelah sampai di Pasar Tengah, yang bersangkutan naik sebuah mobil travel jurusan Baturaja Kabupaten OKU”, Ujar Kapolres

Baca Juga :  Pasutri Bersimbah Darah, Di Bacok Orang Tak Di Kenal

Ditambahkan lagi oleh Kapolres, sesampainya di Baturaja, yang bersangkutan turun di Terminal Pasar Baru Baturaja. Pada saat itu yang bersangkutan hanya membawa uang sebesar Rp. 10.000,- ( Sepuluh ribu rupiah) dan mengalami kebingungan karena tidak tahu arah dan tujuan. Lalu yang bersangkutan duduk dan menangis di tempat tersebut.

Sekira pukul. 20.00 WIB yang bersangkutan bertemu dengan Ustad Hasbullah, warga Baturaja. Melihat kondisi yang bersangkutan, Ustad Hasbullah menanyai yang bersangkutan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Elda Triana mengaku bahwa dirinya telah diculik dan berhasil meloloskan diri. Mendengar cerita ini, Ustad Hasbullah lalu membawa Elda Triana pulang ke rumahnya.

Setelah tiba di rumahnya, sekira pukul 20.30 WIB, Ustad Hasbullah menghubungi keluarga Elda Triana via telepon untuk memberitahukan perihal yang dialami oleh yang bersangkutan.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2019, Dukcapil Sumsel Gencar Lakukan Sosialisasi

Mendapat informasi dari Ustad Hasbullah, keluarga yang bersangkutan segera bersiap untuk berangkat dari Muaradua menuju Baturaja. Mereka berangkat sekira pukul 22.00 WIB dan sekira pukul 01.00 WIB, yang bersangkutan dibawa kembali oleh keluarganya ke Muaradua.

Dari hasil penyelidikan terhadap yang bersangkutan diketahui motif drama penculikan tersebut yakni yang bersangkutan takut dimarahi oleh orang tuanya karena pergi dari rumah tanpa pamit.

Pada kesempatan yang sama orang tua Elda Triana, Mukran, menyampaikan permohonan maaf kepada segenap masyarakat OKU Selatan atas ulah anaknya yang telah membuat isu atau cerita penculikan dirinya berapa waktu lalu.

Menindaklanjuti kasus ini, Sat Reskrim Polres OKU Selatan berencana melakukan pemeriksaan secaraa tertulis terhadap yang bersangkutan. (Ayik/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini