Akibat Saling Ejek, Satu Remaja Tewas Di Celurit Genk Motor

oleh -188 views

Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news – Seorang pemuda tanggung di kabupaten Bekasi meregang nyawa dan satu lainnya terluka bacokan dibagian belakang lehernya, akibat dibacok oleh sekelompok geng motor, Minggu (7/3/2021) dini hari.

 

Peristiwa maut yang merenggut nyawa Juan Fachreza Putra (16) warga kampung Buwek Jaya RT 01/02, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupatn Bekasi, serta melukai satu remaja lainnya, Aditya Saputra (17) yang mengalami luka bacok di leher bagian belakang, berawal saat kedua korban bersama temanya sedang asyik nongkrong tak jauh dari tempat tinggal korban, di jalan raya Kampung Buwek Jaya, tiba tiba melintas para pelaku menggunakan sepeda motor sambil berteriak mengejek, dan ejekan tersebut pun dibalas oleh korban sehingga saling ejek pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Polres Labuhanbatu Lakukan Pengecekan Kelengkapan Inventaris Senjata

Tak beberapa lama, para pelaku yang di duga berjumlah lebih dari lima orang tersebut, kembali mendatangi korban bersama temannya dengan membawa senjata tajam jenis celurit dan mengayunkan kearah korban dengan membabi buta.

Mendapat serangan yang mendadak, Juan yang tidak menduga serangan para pelaku, akhirnya terkena sabetan celurit pelaku di bagian pinggang hingga tembus ginjal, dan meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit, sedangkan Aditya teman korban juga mengalami hal yang sama dengan mengalami bacokan di bagian leher bagian belakang.

Mendapati korbannya terluka para pelaku langsung kabur melarikan diri dengan sepeda motor, sedangkan korban yang mengalami luka parah oleh warga sempat di bawa kerumah sakit, namun naas di rumah sakit korban menghembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga :  Hari Pangan Sedunia Optimalkan Lahan Rawa Untuk Tingkatkan Hasil Tani Berkelanjutan

“Kita lagi nongrkong dan sempat saling ejek dengan para pelaku yang ternyata tidak terima dan kembali mendatangi kita dengan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan melukai saya dan Juan yang tekena Sabetan di bagian perut hingga meninggal dunia” terang Aditya salah satu korban.

“Saya sendiri mengalami luka di bagian leher belakang akibat di sabet celurit oleh para pelaku,untung luka yang saya tidak begitu parah di banding korban yang luka serius di bagian pinggang tembus ginjal” tambah Aditya.

Sementara anggota Polsek Tambun yang datang bersama dengan tim identifikasi Polres Metro BekasiĀ  ke lokasi langsung melakukan olah TKP, dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan beberapa saksi mata di tempat kejadian.

Baca Juga :  Tatap Muka Kapolda Sumsel Bersama Bhayangkari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel

“Terjadi penganiayaan dan pengeroyokan dengan korban dua orang satu diantaranya meninggal dunia. Korban meninggal dunia sudah di bawa kerumah sakit Polri Kramat Jati untuk di otopsi, sedangkan satu korban lainnya masih dalam perawatan rumah sakit” ujar Kanit Reskrim Polsek Tambun Iptu Gunawan Pangaribuan.

“Sedangkan motif terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia masih terus kami dalami, kami juga telah meminta beberapa saksi mata, dan telah mengetahui identitas para pelaku yang masih dalam pengejaran petugasnya” tandes Iptu Gunawan Pangaribuan. (Eka/Red).

Print Friendly, PDF & Email