Agen E- Warung BPNT di Kecamatan Cluring, Jadi Sorotan Publik!! TIKOR Segera Berkirim Surat ke Dinsos

 

BANYUWANGI, Jawa Timur, wartaterkini news- Ramainya pemberitaan penyelewengan Proses pencairan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, jadi sorotan publik lantaran kartu milik penerima manfaat(KPM) sebelum dicairkan disuruh mengumpulkan dan kartu digesek terlebih dahulu di kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), adanya penyimpagan ini Pihak Tikor Kecamatan Cluring menindak lanjuti atas pengaduan warga yang berlanjut segera melaporkan dan mengirim surat ke Dinas sosial Kabupaten Banyuwangi.Senin(22/08/2022).

 

Sebagaimana fungsi dari Tikor sendiri sebagai tim yang bertugas melakukan evaluasi dan pemantauan serta mengawasi terhadap program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan meminta pihak e-Warung sebagai penyalur bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk tidak melakukan penyimpangan dan melakukan sesuai aturan permensos 5/2021.

Baca Juga :  Secara Daring Kapolres Magelang Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Taruna Nusantara

Penyalur diharuskan untuk bisa melayani dan memberikan yang terbaik untuk keluarga penerima manfaat (KPM) buka. Sebaliknya di manfaatkan.

 

Nazamudin Arif selaku Badan pengawas dan evaluasi pemantauan program bantuan pangan non tunai Tikor Kecamatan Cluring  mengatakan, setelah melihat hasil monev kami beserta ketua tikor akan segera membuatkan dan segera berkirim surat ke Dinas sosial (dinsos).”tegasnya,

“bila hal tersebut dilakukan terus dan tidak diberikan sanksi, yang jelas kami sebagai pengawas juga kena imbas, yang perekonomian di desa justru bakal lebih tidak meningkat serta upaya bentuk pemulihan ekonomi masyarakat juga tidak semakin pulih,”kata Arif,

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Gelar Latops Operasi Patuh Semeru 2022

Arif juga menyampaikan, Dalam upaya menjaga kualitas bantuan pangan, e-Warung memang diberikan kewenangan untuk bekerja sama dengan Bank, Bulog serta toko-toko besar guna mencukupi penyaluran bantuan ke Badan Usaha Milik Desa alias Bumdes, “tutupnya,

 

Ditempat terpisah Amrul selaku Seketaris Desa (sekdes) dan juga sebagai Bagian kepengawasan penyaluran BPNT di Desa Tampo, Kecamatan Cluring ketika kami konfirmasi juga mengatakan, Memang benar mas,, Kedua e-warong penyaluran BPNT di Desa Tampo, Cluring sudah diberikan surat teguran ke-1 terkait hal ini dan juga keduanya sudah di monev oleh pak Arif, Lebih lanjut saya pribadi menunggu informasi dan arahan pak arif,”ucapnya,

“Kalau di desa Tampo saya hanya sabagai eksekutor hasil mas ( hasil apa yang disampaikan sekdes wartawan kurang memahami) Terkait apapun itu kejadian ini menunggu keputusan monev tikor Kecamatan setempat sebagaimana permensos 5/2021,” jelas Sekdes Desa Tampo kepada awak media,

Baca Juga :  Polres OKU Selatan Ringkus Komplotan Begal, Satu Pelaku Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Amrul juga menambahkan, Kalau harus menjabarkan secara detail dan persis saya angkat tangan, saya kurang paham betul Duduk disiplin ilmunya. Gek durung tutug moco dan mendalami aturan tentang BPNT,” pungkasnya sambil canda tawa.

Sementara itu Parahnya lagi !!sampai berita ini ditayangkan Ketua Bumdes serta Pemilik agen E- Warung Air molek Desa Tampo, Kecamatan Cluring ketika kami konfirmasi serta kami telpon tidak merespon dengan adanya kejadian ini.(SG)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini