264 Pendaftaran Calon Pengawas Pemilu Tahun 2024 Mubar, Resmi di Tutup

Mubar Sultra, wartaterkini.news– Pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan seluruh Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Muna Barat (Mubar) resmi ditutup.

Pendaftaran calon pengawas pemilu untuk 2024 itu dimulai sejak tanggal 21-27 September 2022.

Sebelumnya, sebelum pendaftaran calon anggota panwascam dimulai, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Muna Barat intens bersosialisasi di masyarakat. Hal itu dimaksudkan agar partisipasi masyarakat untuk terlibat langsung mengawasi pemilu bisa meningkat melalui panwascam.

Terbukti, animo masyarakat untuk menjadi pengawas pemilu terlihat membludak. Sebanyak 264 orang di Mubar resmi mendaftar untuk mengikuti seleksi calon anggota panwascam yang tersebar pada 11 kecamatan yang ada di Mubar.

Ketua Bawaslu Mubar Ishak mengatakan banyaknya pendaftar calon anggota pengawas pemilihan umum di Mubar tak luput dari sosialisasi intens selama ini yang menyasar seluruh elemen masyarakat di seluruh wilayah Mubar.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Tinjau Dua Titik Posko Tes Swab Antigen Random Di Bekasi

“Kami apresiasi terkait animo masyarakat untuk berpartisipasi langsung mengawasi pemilu sangat luar biasa. Ini artinya sosialisasi sampai pada sasaran. Disinilah juga upaya Bawaslu Mubar memberikan kemudahan mekanisme pendaftaran dan syarat-syaratnya untuk menjadi pengawas pemilu,” ungkap Ishak saat dihubungi, Selasa malam, (27/09/2022).

Selain itu, melihat banyaknya jumlah dan komposisi pendaftar khususnya perempuan di setiap kecamatan maka potensi untuk dilakukan perpanjangan pendaftaran sangat kecil. Dimana dari jumlah 264 orang pendaftar itu, sebanyak 110 adalah pendaftar perempuan.

“Presentasi pendaftar perempuan setiap kecamatan hampir rata-rata sama dengan pendaftar laki-laki. Sehingga untuk perpanjangan waktu pendaftaran potensinya tidak ada. Perpanjangan pendaftaran itu dilakukan tatkala pendaftar tidak mencukupi 2 kali kebutuhan calon anggota panwascam yakni minimal 6 orang. Dan juga walaupun pendaftar sudah mencukupi 6 orang tetapi keterwakilan perempuan tidak ada maka otomatis itu juga wajib perpanjangan. Di Mubar potensi itu sangat kecil kemungkinan,” jelas mantan Ketua PPK Kecamatan Tikep itu.

Baca Juga :  Pemenang Lomba Seni FLS2N Bakal Terim Beasiswa Pemda Mubar

Nantinya lanjut Koordinator Divisi (Kordiv) SDM dan Organisasi Bawaslu Mubar ini, pihaknya dalam proses seleksi calon anggota panwascam dibuat se-objektif mungkin dan transparan untuk menghindari permainan penyelenggara itu sendiri.

“Tes tertulis nanti berbasis CAT. Ini juga bagian dari bagaimana Bawaslu se-objektif mungkin menilai kemampuan dasar kepemiluan masing-masing pendaftar. Disini kita menghilangkan opini-opini bahwa penyelenggara juga bermain,”lanjutnya.

Saat ini, pihak Bawaslu Mubar masih melakukan survey lapangan di sekolah-sekolah yang memiliki sarana prasarana IT yang memadai.

Baca Juga :  380 Personil Gabungan TNI - Polri, Sat Pol PP dan Perhubungan Siap Amankan Ritual Pajura

“Dalam timeline Bawaslu, ujian CAT dilaksanakan pada tanggal 14-16 Oktober 2022. Saat ini kita masih survey lapangan,”pungkas Ishak.

Untuk diketahui berikut jumlah sebaran pendaftar laki-laki dan perempuan pada 11 kecamatan di Kabupaten Muna Barat.

1.Kecamatan Sawerigadi, 20 laki-laki 8 perempuan, 2. Kecamatan Kusambi, 24 laki-laki 13 perempuan, 3. Kecamatan Napano Kusambi, 12 laki-laki 9 perempuan, 4. Kecamatan Barangka, 17 laki-laki 17 perempuan, 5. Kecamatan Lawa, 16 laki-laki 14 perempuan.

6. Kecamatan Wadaga, 14 laki-laki 13 perempuan, 7. Kecamatan Tiworo Selatan, 11 laki-laki 8 perempuan, 8. Kecamatan Maginti, 9 laki-laki 9 perempuan, 9. Kecamatan Tiworo Tengah, 8 laki-laki 9 perempuan, 10. Kecamatan Tiworo Utara, 14 laki-laki 4 perempuan, dan 11. Kecamatan Tiworo Kepulauan, 9 laki-laki 6 perempuan. (LD. AMR/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini