Wartawan Media Metro 24 Jam di Periksa Di Mapolresta Tebing Tinggi Terkait Berita

oleh -1.000 views

Tebing Tinggi. wartaterkini.news – Aksi solidaritas dari puluhan Pegiat Sosial Kota tebing tinggi di Mapolresta Tebing tinggi pada hari Kamis (23/1) terkait seputar pemanggilan seorang wartawan harian Metro 24 terbitan Medan Agus Sabono atas pemberitaannya dibeberapa bulan yang lalu.

Kasat Reskrim Polresta AKP Ramdani sendiri membenarkan adanya pemanggilan tersebut bernomor B/264/1/2020 prihal klarifikasi keterangan atas laporan dari pihak kejaksaan Negeri Tebing tinggi terkait tindak pidana ” Penghina’an dengan tulisan ” yg merujuk pada pasal 310 KUHPidana .

Baca Juga :  Terapkan Transparansi, Pemdes Tamemongga Kecamatan Tommo Salurkan BLT-DD Tahap II

Seputar dari pemeriksaan yg dilakukan tersebut Agus Sabono mengatakan pada sejumlah wartawan bahwa ianya diperiksa terkait pemberitaannya tertanggal 24 Oktober 2019 yang berjudul Bandar Sabu dihukum Cuma 1 Tahun yang dilaporkan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Fiada Ginting selaku yg menangani kasus tersebut dengan surat bernomor LP/421/X/2019/SU/ Reskrim tanggal 06 November 2019.

Didalam pemberitaan itu Agus Sabono mengakui ada menuliskan materi berita berdasarkan isu yg berkembang dari masyarakat bahwa Diduga Jaksa ada menerima uang sebesar Rp 100 juta sehingga terdakwa divonis dengan hukuman satu tahun penjara sebab tuntutan dari JPU sendiri satu tahun enam bulan.

Baca Juga :  Hari Nusantara Ke-19, Deputi Safri: Hari Nusantara Memperkuat Rasa Kesatuan

“Terpidana Abdi Afrizal sebelumnya juga sudah pernah menjalani hukuman selama satu tahun lebih dengan kasus serupa pada tahun 2017 yang lalu ditangkap Sat Narkoba Polresta Tebing tinggi , begitu pula halnya dengan yg terjadi di tahun 2019 Abdi Afrizal ditangkap kembali oleh BNN Kota Tebing tinggi dan diputuskan dengan hukuman satu tahun penjara” terang Agus Sahbono.

Baca Juga :  Penggalangan Komitmen Lintas Sektor Dukung Akreditasi Puskesmas Leling

Seputar adanya pemanggilan berikutnya dari petugas hukum guna proses kelanjutan Agus juga mengungkapkan dan mohon dukungan motivasi dari rekan sejawat.

Kasat Reskrim Polresta AKP Ramdhani juga mengatakan Via Ponsel akan tetap berkordinasi dengan Dewan Pers dalam kelanjutan penyidikan seraya menambahkan apabila dari pemeriksaan dan penyidikan oleh Dewan Pers sendiri tidak ditemukan pelanggaran dalam materi pemberitaan seperti yg dilaporkan pihak pelapor kita tentu akan hentikan penyidikan ini ,ujar Kasat Reskrim. (Eko/Red).

Print Friendly, PDF & Email