Warga Kelurahan Afa-Afa Minta PLN Segera Tangani Kabel Listrik Yang Menyentuh Tanah

oleh

Tidore Malut, wartaterkini.news–Warga Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, mengeluhkan kondisi longgarnya kabel listrik pada penyangga tiang listrik, mengakibatkan kabel menyentuh tanah. Minggu (08-08-2021).

Menurut penuturan warga yang enggan namanya disebut, bahwa diperkirakan sudah lama hampir setahun terahir, yang sangat dikhawatirkan akan membahayakan bagi aktifitas warga sekitar, terutama orang-orang yang beraktifitas berkebun dan pemilik pohon pala disekitar.

Baca Juga :  Polsek Ampana Tete Gelar Perpustakaan Keliling, Bantu Minat Baca Anak di masa Pandemi

Dengan harapan pihak PLN segera melakukan perbaikan dengan menaikan ke tiangnya seperti semula.

Pantauan wartaterkini.news, lokasi tersebut berada di RT. 04 RW RW. 02 Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, kabel tersebut mengalirkan listrik ke Lingkungan II Kelurahan Afa-Afa.

Kondisi kabel longgar hingga menyentuh tanah, kabel yang jatuh tersebut berada disekitar pohon pala milik warga, terlihat kabel telah terkelupas kecil di beberapa titik. Diketahui bahwa kabel itu jatuh ke tanah melintang di atas jalan kebun yang sering dilewati warga.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel ajak Forkompinda cari solusi terbaik terkait Karhutla di Sumsel

Pemuda lingkungan II, ditemui oleh wartaterkini.news saat bakti bersih jalan pada hari ini, mengatakan apa mereka harus cari bambu untuk menyangganya atau bagaman?, Soalnya kalau dibiarkan seperti ini, lama kelamaan, akan terjadi apa-apa, bisa-bisa lingkungan II, lampunya mati.

“Ini, ada kabel yang mendekati aspal jalan, tapi kami sudah menyangganya dengan kayu”,ungkap pemuda.

“Mohon agar PLN, segera tangani kabel listrik yang sudah jatuh ke tanah, segera dikasih naik ke tiang seperti semula, karna kondisi kabel,sudah lengket dengan tanah, bahkan sedikit sudah mengelupas/telanjang, apalagi kabel jatuh di bawah pohon pala, ini sangat dikhawatirkan”,harapan warga sekitar. (Iswan/Red).

Print Friendly, PDF & Email