Wagub MY Dukung Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Sumsel

oleh -70 views

Palembang, wartaterkini.news–Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya membuka talkshow peningkatan Indeks Literasi Masyarakat oleh Perpustakaan Nasional RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perpustakaan Nasional RI dengan Pemprov Sumsel dan Perguruan Tinggi  se Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Kamis (8/4/2021).

Mawardi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka upaya pengembangan indeks literasi di Sumsel. “Ini tugas berat kita bersama dalam menumbuh kembangkan semangat membaca masyarakat Sumsel. Karena  pengalaman tidak hanya bisa kita dapatkan secara langsung namun bisa didapatkan melalui membaca,” ujarnya.

HD katakan Pemprov Sumsel kedepannya akan menghimbau kelembagaan dan OPD di Kab/Kota di Sumsel agar menyiapkan fasilitas literasi berupa buku-buku, atau peninggalan-peninggalan lainnya yang dapat menjadi sumber informasi-informasi umum dan ilmu pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah.

Baca Juga :  Sistem Drainase Buruk Akibatkan Sungai Meluap dan Banjiri Puluhan Rumah

“Sebuah indeks yaitu sampai kemana agar masyarakat mau membaca khususnya di Sumsel. Ini tantangan bagi kita semua. Untuk menumbuhkan minat baca, maka dibutuhkan tersedianya fasilitas yang memadai. Ini perlu didukung oleh semua pihak,” ujarnya.

MY berharap terlaksananya kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten di bidangnya akan menumbuhjan kesadaran bagi masyarakat maupun kepala daerah tentang pentingnya pengembangan indeks literasi melalui perpustakaan.

Ditempat yang sama, Kadis Perpustakaan Prov Sumsel, Fitriana, S. Sos, M.Si., katakan kegiatan ini bertujuan untuk menggiatkan literasi pada semua sektor masyarakat, meningkatkan pentingnya perpustakaan, serta mengapresiasi insan komunitas masyarakat dan pemerhati gerakan gemar membaca dan literasi.

Baca Juga :  Audiensi Ormas DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi dan DPRD Jepara Berjalan Sukses

“Peningkatan literasi membutuhkan keseriusan dalam pencapaian dan pengembangan literasi sebagai kunci terbangunnya SDM berkualitas. Maka dibutuhkan penguatan peningkatakan indeks literasi melalui kebijakan-kebijakan ke arah penguatan Sumber Daya kelembagaan dan perpustaakan,” ungkapnya.

Pemprov Sumsel telah melakukan  erbagai upaya telah dilakukan peluasan terhadap layanan literasi di daerah perbatasan dan pelayanan ruang publik. Dispustaka Sumsel juga menyediakan pojok-pojok baca di stasiun, kantor pemerintah, dan perpustakaan keliling ke rumah-rumah panti asuhan, dan kerjasama penyediaan mobil perpustakaan keliling. Dan melaksanakan berbagai kegiatan literasi perpustakaan di Sumsel. Upaya-upaya ini membutuhkan dukungan semua pihak.

Baca Juga :  Penutupan Porprov Ke XII OKU Selatan Raih 43 Medali, OKU Raya Tuan Rumah Porprov 2021

Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang secara langsung, dan secara virtual 5000 orang. Penandatangan MoU dalam kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 28 PTN dan PTS di Sumsel.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, Drs. Deni Kurniadi, M.Hum., Ketua DPRD Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH, Duta Literasi Sumsel, Hj Percha Leanpuri, B. Bus, M.B.A., dan rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaf, MSCEZ. (Rel/Arman/Red)

Print Friendly, PDF & Email