Usai Banding JPU Kejari Pagar Alam Dua Pengeroyok ASN Divonis Dua Tahun Penjara

oleh -343 views

Pagar Alam Sumsel, wartaterkini.news–Upaya banding (JPU) jaksa penuntut umum Kejari Pagar Alam diterima (PT) Pengadilan Tinggi Palembang. Permohonan banding tersebut terkait vonis majelis hakim PN Kota Pagar Alam pada sidang perkara pengeroyokan  terhadap korban (BB) salah satu ASN di Dinsos kota Pagaralam yang menjatuhkan vonis 6 bulan dari tuntutan 3 tahun kepada terdakwa Riduan dan Gunawan.

Amar putusan Pengadilan Tinggi Palembang terkait banding tersebut tertuang dalam surat putusan  No.186/PID/2020/PT.PLG tanggal 20 November 2020 atas nama para terdakwa Riduansa dan Gunawan Susilo terdakwa pengeroyokan ASN Didinsos kota Pagaralam

Baca Juga :  Pemkab Morotai Diduga Takserius Tindaklanjuti Surat Ombudsman Terkait Pembayaran Rapelan CPNSD Tahun 2013

Keputusan banding perkara tersebut dibenarkan oleh Kasi Intel Kajari Pagar Alam Luthfi Fresly Kepada kepada rekan media. Selasa (01-12-2020)

Luthfi menyampaikan, dalam surat putusan bahwa bahwa PT (Pengadilan Tinggi) Palembang menerima permohonan banding jaksa penuntut umum,dan Juga memperbaiki keputusan Pengadilan Negeri Kota Pagar Alam No.71/PID.B/2020/PN.Pga tanggal 10 September 2020 yang dimohonkan banding tersebut.

“Upaya banding tersebut, PT(pengadilan tinggi) Palembang menjatuhi pidana kepada kedua terdakwa dengan pidana penjara masing masing selama dua tahun,” ujar Luthfi

Baca Juga :  Akibat Kecelakaan Laut, Balita di Temukan Tak Bernyawa Terapung di Pantai Desa Galo-Galo

Dengan demikian,Kata Luthfi,keputusan banding dua tahun, lebih berat atau lama dari putusan Majelis Hakim PN Pagar Alam pada September 2020 lalu.

“Yang jelas, kami sangat mengapresiasi hasil putusan banding yang ada dan sudah sangat memenuhi rasa keadilan yang berkembang di masyarakat,”ujarnya

Lanjut Lutfi, bahwa upaya banding merupakan hak JPU sekaligus pernyataan sikap atas putusan majelis.

Baca Juga :  Terjaring Operasi Razia Kas Ditangkap Bawah Narkoba

“Jika putusan sesuai tuntutan JPU bisa kita terima, jika tidak sesuai dengan tuntutan maka kita bisa nyatakan sikap banding atau pikir pikir dengan tempo waktu yang disampaikan majelis hakim,” ujarnya. (Boy/red)

Print Friendly, PDF & Email