Tingkatkan Kualitas Belajar Daring, Mahasiswa UIN Walisongo Lakukan Pendampingan Belajar

oleh -202 views

Kota Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news – Pendidikan merupakan salah satu pondasi dalam kemajuan suatu bangsa, semakin baik kualitas pendidikan yang diselenggarkan oleh suatu bangsa, maka akan diikuti dengan semakin baiknya kualitas bangsa tersebut.

Sejak Pandemi covid-19 masuk ke Indonesia, tentunya banyak dampak yang dirasakan, salah satunya adalah kesulitan anak-anak dalam belajar dikarenakan selama pandemi ini pemerintah resmi membuat kebijakan pembelajaran secara daring yang dilakukan di rumah masing-masing. Jadi tidak ada lagi kegiatan belajar dan mengajar langsung yang dilakukan di sekolah.

Baca Juga :  Dua Petugas Bank BPD Morotai Terpapar Corona

Dalam mengatasi masalah tersebut, Muhammad Said Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, UIN Walisongo Semarang yang saat ini sedang melakukan KKN Dari Rumah Ke-75 mengadakan kegiatan pendampingan belajar untuk anak-anak SD yang ada di lingkungan RT 003/ RW 015 Jakasampurna, Bekasi Barat.

Kegiatan pendampingan belajar ini dilaksanakan seminggu 2 kali yaitu pada hari Selasa dan Sabtu. “Kegiatan pendampingan belajar ini merupakan salah satu program kerja (proker) individu saya, dan tujuan diadakannya kegiatan pendampingan belajar ini supaya anak-anak dapat memahami materi pelajaran dengan baik.” Ujar Said, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga :  Antisipasi COVID-19, Heri Amalindo Tinjau Puskesmas di Pali

Dalam kegiatan pendampingan belajar tersebut anak-anak tidak hanya diajarkan materi pelajaran saja, tetapi juga diajarkan mengenai pengetahuan seputar covid-19. Selama kegiatan tersebut anak-anak sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pendampingan belajar ini, mereka sangat senang karena bisa belajar bersama.

Hal tersebut mendapatkan dukungan yang positif dari salah satu orang tua anak yang mengikuti kegiatan pendampingan belajar. “pendampingan belajar ini sangat membantu anak-anak dalam proses belajarnya, terutama dengan orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat mendampingi belajar anak mereka,” ujar ibu Zahra. (Eka)

Print Friendly, PDF & Email