Terkait Polemik Kain Seragam di SMAN 1 Muncar, Ini Penjelasan Ketua Komite Sekolah

oleh

Banyuwangi Jawa Timur, wartaterkini.news–Sempat mencuat kabar penjualan seragam sekolah di SMAN 1 Muncar yang di duga di lakukan secara tender. Terkait hal tersebut H. Suyoto MS selaku ketua komite meluruskan. Kamis (09-07-2020)

Mbah Yoto begitu Ia kerap disapa menerangkan, tidak benar jika penjualan seragam melalui koperasi sekolah SMAN 1 Muncar di lakukan atas dasar penekanan maupun paksaan.

“Sekolah menyediakan seragam yang di jual melalui koperasi, kita sama sekali tidak memaksa wali murid untuk membeli melalui sekolah, bahkan untuk wali murid yang kurang mampu kita gratiskan” .Terangnya.

Baca Juga :  Jabar Segera Terapkan Proaktif Tes COVID-19 Kepada OPD

Ia menambahkan jika di rasa harga seragam di anggap lebih mahal daripada harga di pasaran,mbah yoto mengatakan jika itu merupakan sistem gotong royong.

“Jadi di sekolah itu tidak semua wali murid mampu untuk membeli seragam,untuk itu kita siasati program saling bantu atau gotong royong,dimana yang kaya membantu yang kurang mampu,tentunya dengan selisih harga tersebut”.Imbuhnya.

Sementara itu,Is Limaningsih yang sempat menyatakan kain seragam itu dari hasil tender mengaku salah ucap lantaran saat itu ia merasa takut dengan wali murid yang menanyai nya waktu itu.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres OKU Selatan Ciduk Tiga Penyalahguna Narkoba

“Saya reflek aja jawab begitu pak,karena saya melihat raut muka wali murid itu penuh amarah,sementara saat itu saya sendirian berada di ruang koperasi, makanya waktu itu saya bilang agar wali murid menghubungi pihak komite sekolah”.tuturnya.

Ning pun menyatakan jika seragam yang di jual melalui koperasi SMAN 1 Muncar bukan merupakan hasil tender.

“Memang benar seragam itu milik toko,tapi bukan dari hasil tender mas,gak ada itu,saya hanya merasa takut waktu itu,meskipun tidak terjadi apa-apa”.katanya.

Baca Juga :  Bentuk Sigap Kejadian Laka, Satlantas Polres Touna Datangi TKP

Namun begitu, persoalan yang menimpa ning sudah berakhir secara kekeluargaan setelah wali murid mendapat penjelasan dari ketua komite SMAN 1 Muncar

“Sudah saling mengerti dan memaafkan mas,saya mewakili sekolah juga meminta maaf apabila ada kesalahan,begitu pun wali murid tersebut mengerti setelah mendapat penjelasan dari mbah yoto”.tndasnya. (Zal/Red)

Print Friendly, PDF & Email