Tak Ada Calon Lain, Suami Istri ‘Terpaksa’ Bertarung di Pilkades Serentak OKU Selatan

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Pasangan suami istri (Pasutri) di Desa Sidodadi, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pasutri itu yakni Kaliman sebagai calon incumbent dan istrinya, Saeni sebagai penantang.

Kaliman mendapatkan nomor urut 1. Sementara sang rival Saeni merupakan istrinya mendapatkan nomor urut 2.

Kaliman mengatakan, sejak awal dibukanya proses pendaftaran calon kepala desa setempat tidak ada satupun orang yang mencalonkan diri selain dirinya. Hingga dua kali perpanjangan pendaftaran tidak ada yang mendaftar. Akhirnya sang istri pun didaftarkan dalam pencalonan untuk menghindari calon tunggal.

Baca Juga :  Bupati OKU Serahkan Mobil Bantuan Kendaraan Oprasional Sampah

Menurutnya, terdapat aturan yang tidak memperbolehkan calon kepala desa tunggal atau melawan kontak kosong.

“Jadi rival saya ya ibu (istri) sebagai pendamping lawan calon,” ujar Kaliman saat ditemui oleh media ini di TPS Desa Sidodadi, Kecamatan Banding Agung. Rabu (27-10-2021).

Kaliman sendiri merupakan kepala desa yang telah tiga kali memenangkan pilkades di desanya. Dirinya menjelaskan pencalonan sang istri tersebut guna melengkapi administrasi untuk menghindari calon tunggal.

“Jadi ini sebagai syarat administrasi karena peraturan tidak boleh melawan kotak kosong. Ibu mendaftarkan diri setelah beberapa kali di buka pendaftaran, gak ada yang daftar,” jelasnya.

Baca Juga :  Cabup Petahana Silaturahmi Bersama Warga

Meski demikian pada Pilkades 2015 lalu, Kaliman menuturkan dirinya mendapatkan lawan yang bukan istrinya. Namun kali ini, ia harus ditantang oleh sang istri dalam Pilkades serentak 2021 ini.

“Ya seperti itu, bahasa penantang kalau bicara lawan,” katanya.

Kaliman juga mengatakan meski ditantang oleh sang istri, tidak ada kesenjangan dalam proses Pilkades ini. Sejauh ini berjalan lancar, aman dan terkendali.

Lebih lanjut Kaliman menuturkan dalam kontestasi Pilkades terdapat resiko ada yang menang dan kalah. Ia menegaskan siapapun yang terpilih nantinya, mereka sudah siap menang dan siap kalah.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Ajak Semua Pihak Berikan Perhatian Lebih UMKM

“Karena itu sudah ada dalam peraturan Pilkades. Siapapun yang terpilih itu yang dipilih masyarakat, tapi kita tetap optimis dan alhamdullilah masyarakat masih mempercayai saya,” tuturnya.

Dikatakannya dari 73 desa yang ikut pilkades serentak di kabupaten OKU Selatan mungkin hanya Desa Sidodadi yang calon kepala desanya pasangan suami istri.

“Mungkin kami sendiri calon yang merupakan pasangan suami-istri, bertarung di Pilkades kabupaten OKU Selatan,” tutupnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini