Siap Masuk Penjara Jika Ada Warga yang Tidak Mau Divaksin

oleh -627 views

Warterkini.news – Saat ini Indonesia memasuki bulan ke – 10 kondisi kedaruratan yang ditetapkan Pemerintah pada bulan April 2020 melalui Keputusan Presiden Tahun 2020 Tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus.

Seiring dengan belum berakhirnya pandemi ini, Badan POM Mengeluarkan izin darurat Vaksin Sinovac pada Senin 11 Januari 2021. Upaya ini dilakukan untuk percepatan penanganan Corona.

Baca Juga :  Positif di Desa Kalipucang Semakin Meningkat Hingga 19 Orang

Namun apabila ada warga yang menolak divaksinasi akan dikenakan denda. Dilansir dari CNN Indonesia, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Hiariej mengatakan ada sanksi pidana bagi masyarkat yang tidak mau disuntik vaksin Corona. Sebab Vaksinasi Covid – 19 bersifat wajib.

Edward menyatakan sanksi pidana itu berupa denda hingga penjara atau bahkan keduanya sekaligus. Hal ini mengacu pada Undang – Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Instruksikan Kerja Keras di Masa Krisis

Dalam 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 menyebutkan setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan bisa dipidana dengan penjara paling lama 1 Tahun atau denda maksimal Rp. 100 juta.

“Jadi ketika vaksin wajib, maka jika ada warga negara tidak mau divaksin bisa kena sanksi pidana, bisa denda, bisa penjara, bisa juga kedua – duanya,” ucap Edward.

Baca Juga :  Pemerintah Mulai Tahun 2020 Mendorong GreenFuel

Namun hukum pidana ini jadi sarana paling akhir. Artinya hal ini dilakukan setelah penegakan hukum yang lain tak berfungsi.

“Artinya sosialisasi dari Dokter, tenaga medis, itu penting untuk menciptakan Kesadaran Masyarakat,” kata Edward. (Kevin Joge/Red)

Print Friendly, PDF & Email