Serbuk Kayu PT SPF Diduga Cemari Lingkungan, Warga Protes

oleh -180 views

Ogan Ilir Sumsel, wartaterkini.news–Warga komplek taman gading Dusun II RT 7, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, mengeluh akan parahnya pengolahan limbah PT. Sumatera Prima Fiberboard (SPF) Sebab, selama 2 bulan terakhir ini, warga selalu disuguhi debu sisa yang keluar dari cerobong asap pabrik.

Salah seorang warga mengatakan, selama beberapa bulan terakhir, PT SPF Tersebut telah melakukan pencemaran lingkungan. Hal itu terlihat dari buruknya pengolahan limbah yang dilakukan perusahaan kayu lapis tersebu dan diduga menimbulkan polusi udara dan mengganggu warga sekitar.

Baca Juga :  Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik

Sehingga Limbah debu yang dikeluarkan oleh PT. Sumatera Prima Fiberboard (SPF) akhir-akhir ini membuat warga sekitar terutama warga Komplek Taman Gading mengeluhkan gatal-gatal.

Hal ini dikatakan oleh salah satu warga Ris, Kamis Kemarin (30-01-2020) menurutnya untuk limbah debu ini sudah berlangsung sejak desember lalu, dan sangat menggangu aktifitas serta kesehatan warga sekitar.

“Akibat dari debu ini kami merasa gatal-gatal, batuk, mual-mual, apalagi bau yang menyengat, yang terasa sekali saat malam hari, debu yang berterbangan sangat banyak dan jelas hal ini menganggu pernafasan kami”. Jelasnya

Baca Juga :  Mampu Tampung 4000 Pelanggan PDAM Tirta Saka Selabung Pasang Pipa Demensi Ukuran Besar

“Tolonglah agar kiranya ada solusi terkait masalah ini, agar kami bisa tenang tidak lagi ada debu, bau dan juga bising, karena kejadian seperti ini sudah lama terjadi”. Tambahnya

Selain itu, Kadus III Desa Palemraya Pik mengatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini ada keluhan dari warga, masalah pencemaran debu hasil produksi dari PT. SPF yang terletak di pemukiman warga di desa palemraya.

“Jadi dengan adanya pencemaran debu ini masyarakat disekitar pabrik merasa resah merasa tercemar dari lingkungan sampai pernafasan sampai ke rumah-rumah, pakaian setelah dijemur kemudian dipakai masih tetap merasa gatal”. Ungkapnya

Baca Juga :  Wagub Pastikan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Segera Bisa Dilalui

Dijelaskannya, Begitupun dari halaman rumah dan juga di perabotan rumah sampai kedalam rumah, jadi kami untuk antisipasi dari pihak RT dan Kadus untuk sementara sebelum ada solusi dari pihak perusahaan kami diusahakan untuk menjaga kesehatan diusahakan memakai masker.

Sementara itu, pihak management PT. SPF Ketika hendak dikonfirmasi terkait masalah limbah debu dan bau ini, hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (Arman/red).

Print Friendly, PDF & Email