Satreskrim Labuhanbatu Berhasil Kuak Pelaku Curas Pasutri Lansia

oleh -484 views

Labuhanbatu Sumut, wartaterkini.news–Dalam tempo sepekan Satreskrim Polres Labuhanbatu berhasil membongkar teka teki kasus Curas terhadap pasangan pasutri lansia. Melalui Kasatreskrim AKP Parikhesit, Tim 1 Tekab unit Resum Polres Labuhanbatu yang dipimpin langsung oleh Kanit Idik I Resum Iptu SM Lumban Gaol SH telah mengamankan MI alias Iwan(39) seorang mocok mocok warga jalan Manunggal Kelurahan Bakaran batu Kecamatan Rantau selatan Kabupaten Labuhanbatu Sabtu (28-11-2020).

Dimana diketahui MI adalah seorang residivis tindak pidana narkoba pada tahun 2017 karena mengedarkan sabu dan di hukum dua tahun penjara di lembaga pemasyarakatan Rantau Prapat.

Dalam pers rilisnya Selasa (1/12/2020), Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH menjelaskan bahwa korban MSM (77) seorang wiraswasta warga jalan AMD Simpang Mangga bawah Kelurahan Bakaran batu Kecamatan Rantau selatan Kabupaten Labuhanbatu dan istri nya MBS (76) seorang ibu rumah tangga benar telah menjadi korban Curas pada Selasa (17/12/2020) sekitar pukul 09.30wib.

Adapun kronologis berawal dari tetangga korban KGS yang juga sebagai saksi hendak memanaskan mobil korban seperti biasa, karena rumahnya berdekatan dengan korban. Namun KGS curiga seperti ada kejanggalan di rumah tersebut. KSG pun takut dan kembali pulang ke rumahnya, lalu menceritakan hal tersebut ke ESP yang juga tetangga korban.

Baca Juga :  Kapolres Labuhanbatu Sertijabkan 1 Kasat Dan 3 Kapolsek Secara Sederhana

ESP pun penasaran dan datang untuk memeriksa rumah korban, benar saja ESP mendapati MSM dan MBS sudah bersimbah darah di ruangan kamar dengan barang barang berserakan seperti bekas di acak acak. Lalu ia pun menghubungi KSG untuk memberitahu kejadian yang menimpa pasutri lansia tersebut dan langsung membuat laporan ke polres labuhanbatu kemudian langsung membawa korban ke rumah sakit bersama petugas untuk melakukan pertolongan lebih lanjut.

Deni Kurniawan menjelaskan pada hari Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 08.00 wib pelaku MI memasuki rumah korban melalui pintu pagar depan kemudian MI pun masuk dari pintu samping rumah dan langsung menuju ruang kamar.

Namun aksinya keburu terpergok oleh korban MSM dan MI pun langsung memukul MSM dengan tangan hingga tersungkur, melihat suaminya istri korban pun datang untuk menolong dan langsung memukul tersangka MI menggunakan alu sembari teriak meminta tolong namun MBS kalah tenaga, MI pun mendorong MBS hingga terhempas ke lantai dan langsung mengambil alu tersebut dan memukuli pasutri lansia ini sampai tidak sadarkan diri.kemudian MI pergi meninggalkan Pasutri tersebut dengan bersimbah darah sambil membawa barang-barang dari dalam rumah korban.

Baca Juga :  Diduga Oknum PNS Dinas PMD Labuhanbatu Ikut Menerima Dana BUMDES Desa S-3

Akibat penganiayaan tersebut MSM mengalami luka robek di bagian kepala bagian kiri, luka robek di pelipis kiri, bengkak punggung dan bengkak tangan kiri. Istrinya juga MBS mengalami luka di kelopak mata kiri, bengkak di pipi kanan dan robek di belakang telinga kanan.

Namun karena keadaan ke dua korban semakin mengkhawatirkan korban di rujuk dari RSUD Rantauprapat ke salah satu RS di kota Medan. Dan untuk melengkapi penyelidikan telah di periksa 7 orang saksi.

Tanpa berlarut satreskrim berhasil membongkar kasus Curat ini oleh tim opsnal unit 1 resum Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan bukti bukti,dan akhirnya Sabtu (28/11/2020) tim mendapat informasi bahwa pelaku berada di dusun kampung baru RT gunung gajah desa lingga tiga kecamatan Bilah hulu.

Baca Juga :  Kemenkes Terus Kirim Logistik Kesehatan ke Daerah Terdampak Karhutla

Namun tersangka tidak menyerah dan mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan petugas dengan memberi tembakan peringatan ke udara namun tidak di hiraukan oleh tersangka.
Petugas pun langsung melakukan tindakan tegas dan terukur dan melepaskan tembakan ke betis sebelah kanan pelaku.

Di amankan barang bukti berupa satu unit Handphone Nokia hitam, satu buah handphone Nokia putih,satu buah handphone merah,dua buah cincin, satu buah kalung, satu buah gelang tangan, satu buah kotak handphone dan satu lembar surat toko mas.

Iptu SM Lumban Gaol SH menjelaskan tersangka melakukan kejahatannya secara spontan karena melihat situasi sepi. “Telah kami amankan juga barang bukti kejahatannya berupa satu buah alu, satu buah martil, satu buah batu, satu buah pisau dapur dan satu buah parang,dan akibatnya korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 30.000.000”. ungkap Lumban Gaol.

Kapolres Labuhanbatu mengatakan tersangka sudah di amankan. “MI melanggar Pasal 365 KUHAP pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara”.tutup Deni. (Kirman/red)

Print Friendly, PDF & Email