Presiden Himbau TP-PKK Untuk Pengaruhi Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

oleh -249 views

Jakarta, wartaterkini.news–Keterlibatan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) berpotensi efektif mempengaruhi perubahan perilaku di masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan. Demi, menghindari peningkatan signifikan kasus positif Corona virus Disease 2019 (Covid-19).

“PKK dapat membantu sosialisasi protokol kesehatan terutama perubahan perilaku di masyarakat,” ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) berkaitan tentang penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (03-08-2020).

Lebih lanjut, Presiden sampaikan bahwa ada kekhawatiran di masyarakat beberapa waktu ini mengenai peningkatan kasus maupun karena ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang makin banyak.

Baca Juga :  Presiden Jelaskan Upaya Pemerintah Dongkrak Harga Karet di Acara Silaturahmi Petani Karet

“Kita tahu sampai kemarin, sudah ada 111.000 lebih kasus dengan case fatality rate 4,7 persen dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari kematian global. Ini saya kira yang menjadi PR besar kita bersama,” tutur Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa case recovery rate di Indonesia berdasarkan data terakhir adalah 61,9 persen, yang ini bagus karena terus meningkat angkanya.

Baca Juga :  Akibat Puntung Rokok, Rumah di Kebagusan Jakarta Selatan Terbakar

Untuk itu, Presiden menekankan kembali soal protokol kesehatan terutama perubahan perilaku di masyarakat yang harus betul-betul menjadi perhatian.

“Saya ingin fokus saja, seperti yang saya sampaikan yang lalu. Mungkin dalam dua minggu ini kita fokus kampanye pakai masker, nanti minggu dua minggu berikut kampanye mengenai jaga jarak atau cuci tangan misalnya dua minggu berikut tadi,” jelas Presiden seraya menyampaikan bahwa sosialisasi terus-menerus dan tidak dicampur urusan cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun, dan pakai masker.

Baca Juga :  Terima Keluarga Yudhoyono, Presiden Sampaikan Doa dan Dukungan

Kalau bersamaan, menurut Presiden, mungkin tidak bisa ditangkap seluruhnya kalangan masyarakat. Oleh karenanya, Presiden sampaikan keinginan untuk melibatkan PKK.

“Kalau ibu-ibu siap, saya kira PKK ini juga sangat efektif untuk door to door urusan masker. Urusan perubahan perilaku ini betul-betul harus kita lakukan dengan komunikasi mungkin di TV dan di medsos dan lain-lain secara masif dalam 2 minggu ini dengan cara-cara yang berbeda,” tandas Presiden. (Foto: Setkab.go.id)

Print Friendly, PDF & Email