Presiden Dukung Perlindungan Ekosistem Industri Media Agar Masyarakat Dapat Konten Positif

oleh -31 views

Banjarmasin Kalsel, wartaterkini.news–Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa informasi yang baik memerlukan jurnalisme yang baik dan ekosistem yang baik. “Oleh sebab itu, ekosistem media harus dilindungi dan harus diproteksi sehingga masyarakat mendapatkan konten berita yang baik. Untuk itu, diperlukan industri pers yang sehat,” ungkap Presiden saat memberikan sambutan pada acara puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (08-02-2020).

Baca Juga :  Erupsi Lagi, Status Gunung Tangkuban Parahu Menjadi Waspada

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa platform digital yang aturan regulasinya belum ada, sangat menjajah dunia pers nasional. Oleh sebab itu, tadi malam Presiden mengaku telah berbincang-bincang dengan para pemred (pemimpin redaksi), untuk segera disiapkan draf regulasi yang bisa melindungi dan memproteksi dunia pers.

“Jangan sampai semuanya diambil oleh platform digital dari luar, pajak juga enggak bayar, aturan main tidak ada,” ujarnya.

Aturan untuk pers nasional, menurut Presiden, diatur sangat rigid, namun platform digital tidak pakai aturan, mereka mengambil iklan dari produk nasional sehingga ada capital outflow, yang ini sering tidak dihitung tetapi ini segera perlu diatur.

Baca Juga :  Asisten II Setda Morotai Opening Ceremony Pentas Seni Budaya Tahun 2020

“Semua negara mengalami hal yang sama mengenai ini, regulasinya belum ada, aturannya belum ada, barang-barang itu sudah masuk ke semua negara,” tambah Kepala Negara.

Satu hal, Presiden mengingatkan para insan pers agar terus mengingat semnagat dari pers perjuangan, pers yang berjuang untuk maslahat bangsa, untuk persatuan dan kesatuan bangsa, dan untuk mewujudkan Indonesia maju.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang menjalankan berbagai agenda penting untuk mewujudkan Indonesia maju.

Baca Juga :  Dorong Produk Lokal Berkompetisi, Presiden Tidak Ingin Pasar Domestik Dibanjiri Impor

“Pembangunan infrastruktur yang terus akan kita lanjutkan, pembangunan sumber daya manusia, penyederhanaan regulasi yang nanti akan kita lihat bersama setelah ada omnibus law, kemudian reformasi birokrasi, transformasi ekonomi yaitu hilirisasi dan industrialisasi, dan juga yang terakhir pemindahan ibu kota negara,” jelas Presiden Jokowi. (Kom/Jpp/Red)

Print Friendly, PDF & Email