Polsek Bajeng Polres Gowa Gelar Simulasi Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid 19

oleh -141 views

Gowa Sulses, wartaterkini.news – Bertempat di Halaman Belakang Kantor Polsek Bajeng Polres Gowa telah berlangsung kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Tahun 2020, Kamis (24/9/2020) sore.

Kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Tahun 2020 tersebut di pimpin langsung oleh Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi, SH, MH dan di hadiri oleh, Ketua PPK Bajeng beserta anggota, Ketua PPK Bajeng Barat beserta anggota, Ketua Panwascam Bajeng beserta anggota, Panwascam Bajeng Barat

Simulasi Pilkada dimasa pandemi covid19 ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan tata cara saat pencoblosan sampai dengan pemungutan suara, agar tetap selalu mematuhi protokol kesehatan dan social distancing.

Adapun rangkaian simulasi pemugutan dan penghitungan suara diantaranya:

Baca Juga :  Giliran Lahat Dapat Kucuran Bangub HD Sebesar Rp11,5 Miliar

1. Petugas di TPS akan menyediakan air bersih dilengkapi dengan sabun cuci tangan
yang telah disediakan di lokasi TPS

2. Pemilih yang datang ke TPS diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun yang telah di siapkan sebelum masuk ke TPS dan selanjutnya pemilih akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas KPPS.

3. Pemilih yang bersuhu tubuh diatas 37,5 diberi waktu sejanak dan apabila suhu tubuh tidak turun maka pemilih tidak diperkenankan masuk kedalam area TPS akan tetapi menggunakan hak pilihnya menggunakan bilik khusus yang telah disediakan oleh Anggota KPPS dan anggota KPPS membawakan kotak suara ke pemilih tersebut

4. Pemilih yang datang tidak menggunakan masker akan disediakan di tempat TPS dan apabila pemilih bersedia menggunakan masker maka pemilih bisa masuk untuk menggunakan hak pilihnya

Baca Juga :  Disperindag Kabupaten Gowa di Nilai Tak Bertaji Terkait Permainan Harga LPG 3 Kg Diatas Harga Het

5. Pemilih yang masuk ke TPS kemudian di semprotkan hand sanitizer dan kemudian akan diberi sarung tangan plastik sekali pakai Hal ini bertujuan tidak berkontak lansung antara pemilih dan anggota KPPS dan untuk menghindari terjadinya perpindahan virus.

6. Pemilih yang selesai mencoblos keluar dari bilik suara dan diminta membuang sarung tangannya ke tempat sampah yang sudah disediakan.

7.Pemilih yang sudah mencoblos akan di beri tinta khusus tanda sudah mencoblos di jarinya namun Pemberian tinta tidak dilakukan dengan mencelupkan jari ke botol seperti biasanya akan tetapi dengan menggunakan cotton bud sekali pakai kemudian pemilih mencuci tangan di tempat yang telah di sediakan diluar TPS.

Baca Juga :  Wagub Sumsel Minta Santri Tahfidz Doakan HDMY Mampu Sejahterakan Masyarakat

8. TPS akan disemprot disinfektan sebanyak tiga kali pada saat pencoblosan yaitu sebelum pemungutan suara, saat pemungutan suara, dan sebelum penghitungan suara.

9. Petugas KPPS yang berada di TPS akan melengkapi petugas dengan alat pelindung diri (APD).

10. KPPS ,Saksi ,dan Pengawas yang berada di dalam area TPS dibatasi dengan jarak masing – masing 1 meter.

Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi, SH, MH mengatakan, Bahwa kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Tahun 2020 bertujuan untuk menyamakan persepsi dengan panitia penyelenggara pemilu dalam hal ini PPK, Panwascam dan PPS.

“Sehingga nantinya saat pelakasanaan pemungutan dan penghitungan suara Bupati dan Wakil Bupati Gowa Tahun 2020 tetap mengedepankan protokol kesehatan,” kata Kapolsek. (Hasnul/Red).

Print Friendly, PDF & Email