Pemprov Sumsel Bersama Yayasan Belantara akan Kembangkan Eco Tourism

oleh -1.103 views

Palembang, Wartaterkini.News–Kelestarian alam dapat dijaga dengan kerja sama dan sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), salah satunya yaitu dengan Yayasan Belantara.

Yayasan Belantara berperan aktif dalam melestarikan alam dan lingkungan termasuk juga satwa, sembilang, harimau, gajah yang apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menyebabkan kepunahan.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam Silaturahmi dan ramah tamah Gubernur Sumsel dengan Yayasan Belantara dalam rangka menerangkan Eco Tourism untuk mendukung Pembangunan Hijau di Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Griya Agung, Senin, 21/01/2019.

Baca Juga :  Herman Deru Minta BPKP Sumsel Tetap Jalin Kerjasama

Dalam kegiatan ini dibahas tentang pengembangan ekowisata Pulau Maspari dan Taman Nasional Sembilang.

“Target saya di ujung Tahun 2019, Pulau Maspari telah menghasilkan benih-benih udang dan ikan, selain dukungan Yayasan Belantara, hal ini akan didukung juga oleh dana APBD,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa aktivitas Pulau Maspari diharapkan dapat menghasilkan bibit-bibit udang, ikan, namun sebelum itu harus didukung dengan teknologi komunikasi dan penerangan yang memadai.

“Saat ini kita akan membentuk kerja sama dalam teknologi penyediaan air bersih bagi warga pesisir yang masih menggunakan air payau untuk kegiatan sehari-harinya, terutama pada warga di sekitar Pulau Maspari,” katanya.

Baca Juga :  Bukan KLB, Sumsel Tetap Waspada DBD

Ia mengatakan bahwa untuk kedepannya, Sumsel berencana mengembangkan Taman safari untuk menanamkan konsep eduksasi cinta lingkungan kepada anak-anak, dan juga dengan tujuan untuk mempertahankan kelestarian alam, sungai, dan satwa.

“Sumsel memiliki 800.000 hektar lahan yang dapat dijaga kelestarian lingkungannya yaitu di Padang Sugihan dan Sembilang. Pelestarian yang dilakukan diantaranya yaitu restorasi gambut dan reboisasi hutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmikan Rumah Kopi, Akademi dan Museum Menyusul

Sementara itu, Executive Director Yayasan Belantara, Dr. Sri Mariati mengatakan bahwa Yayasan Belantara merupakan yayasan non profit yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan.

“Ada empat daerah operasi pelestarian lingkungan yaitu Provinsi Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, dan Kaltim. Namun, lokasi paling terbaik adalah di Sumsel,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa untuk melestarikan alam, hal yang pertama diperhatikan adalah wilayah yang kaya akan kekayaan alam.

Turut hadir dalam kegiatan ini dewan Pembina yayasan belantara, dewan pengawas yayasan belantara, dan dewan pengurus yayasan belantara. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email