Pemprov Sulteng Gelar Rapat Koordinasi Penerapan Prokes Secara Virtual

oleh -138 views

Kota Palu Sulteng, wartaterkini.news – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H.Longki Djanggola bersama Unsur Forkopimda Propinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi penerapan disiplin protokol kesehatan covid 19, agenda tersebut dilaksanakan Secara Virtual, Rabu (23/9/2020).

Rapat koordinasi tersebut juga diikuti oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan serta  Plt Kadis Kesehatan, Plt Kalak BPBD Propinsi, Pejabat Utama Polda Sulteng dan Danrem 132 Tdl.

Hasil Rapat Koordinasi Tersebut disepakati beberapa hal, berikut poin – poin yang disepakati.

1. Pelaku Perjalanan Dari Luar wilayah Propinsi Sulawesi Tengah  harus memiliki hasil PCR Swab, dan dilakukan Pemeriksaannya di Bandara Udara , Pelabuhan Laut , Perbatasan Darat, yang Efektip Mulai Berlaku Tanggal, 28 September 2020.

Baca Juga :  Momen Mengharukan AHY, Ibas dan SBY Tandu Keranda Ani Yudhoyono

2. Pelaksanaan Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum bagi yang melanggar Protokol Kesehatan harus segera dilakukan penerapan sangsi sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Pergub Nomor 32 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati dan Walikota Palu

3. Menunda sementara penugasan pejabat dan ASN untuk melakukan perjalanan Dinas Keluar Daerah Provinsi Sulawesi Tengah .

4. Bupati Dan Walikota Palu , yang wilayahnya mengalami kenaikan Konfirmasi Positip Covid yang siknifikan agar dapat mengajukan Pemberlakukan PSBB atau Karantina Wilayah kepada Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan di wilayahnya masing -masing .

5. Segala jenis kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak , dilaksanakan atas rekomendasi dari Satuan Tugas Covid -19 Masing -masing wilayah.

6. Sekolah Tatap Muka untuk Zona Merah akan ditunda tetapi untuk zona hijau dapat dilaksanakan sepanjang Kepala Daerah dapat Memberikan Surat Pernyataan dapat dilaksanakan Belajar dengan Tatap Muka .

Baca Juga :  Bupati IPA Hadiri Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, menyampaikan bahwa sesuai dengan laporan Pusdatina beberapa hari terakhir terkonfirmasi kasus positif provinsi Sulawesi Tengah mengalami kenaikan yang sangat signifikan dan ada beberapa Daerah yang sudah masuk pada Zona Merah, Seperti Donggala, Kota Palu, Morowali. Dari hasil tracking Dinkes provinsi Sulawesi Tengah, konfirmasi kasus positif merupakan masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah dan masuk dari luar Daerah.

“Untuk itu untuk memutus penyebaran Covid 19, kita harus menerapkan wajib bebas Covid 19 untuk bisa masuk Sulawesi Tengah dengan syarat harus ada Hasil Swab PCR , dan bagi setiap orang yang ingin masuk, itu sudah ditetapkan sesuai dengan surat edaran yang sudah saya tandatangani dengan tembusan Gubernur Se-Sulawesi” ujar Longki.

Baca Juga :  Sepi Bembeli Pedagang Kue Kering Banting Harga

Selanjutnya Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abd. Rahman Baso, menyampaikan bahwa seluruh pejabat yang diberikan tanggung jawab harus mengambil langkah langkah konstruktif dan efektip untuk memutus rantai covid 19.

“Saya sampaikan bahwa Negara tidak bisa kalah dengan penyebaran Covid 19, kapolda meminta agar Pergub 32 Tahun 2020 dapat diterapkan efektip tetapi perlu kajian dan sosialisasi dalam penerapan dendanya, sehingga kita dapat bersinerji dalam penekanan Covid 19 sampai dengan Babinkantibmas” Tegasnya. (MR/Red).

Print Friendly, PDF & Email