Pelaku Penyerangan Silet di JPO Olimo Jakarta Barat Akhirnya Ditangkap Polisi

oleh -61 views

Jakarta Barat, wartaterkini.news–Pelaku penyerangan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Olimo yang sempat viral akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Adapun kejadian tersebut tidak terjadi di halte Transjakarta, melainkan JPO, di mana lokasi tersebut bukan kewenangan Transjakarta.

Meski begitu, Transjakarta mengucapkan terima kasih kepada kesigapan polisi.

“Transjakarta mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kinerja Kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku penyerangan di JPO Olimo,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kampung Ambon Jakarta Barat

Beruntung, CCTV yang ada di halte Transjakarta terhubung dengan command center di kantor pusat.

Pihak teknologi informasi perseroan kini mengupayakan agar pantauan CCTV bisa sampai menjangkau JPO.

“Pihak kami akan meningkatkan kerja sama dan kordinasi dengan dinas terkait seperti satpol PP khususnya di sekitar wilayah operasional Transjakarta,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya mengimbau kepada para penumpang untuk selalu berhati-hati dan waspada selama diperjalanan.

Baca Juga :  Penjambret Nenek di Tanjung Duren Jakarta Barat Positif Pecandu Narkoba

Diberitakan sebelumnya, kasus penyerangan menggunakan silet menimpa seorang perempuan pengguna twitter bernama Novita Geraldine oleh orang tak dikenal di Halte Transjakarta Olimo, Jakarta Barat.

Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra menyebut korban telah membuat laporan terkait serangan tersebut. “Sudah buat laporan ke polisi korbannya, tapi (lapornya) ke Polsek Metro Tamansari,” kata dia, kepada wartawan, Senin (27-1-2020).

Baca Juga :  Hendak Mengambil Penumpang Dengan Jalan Mundur, Mobil Angkot di Taman Sari Jakarta Barat Tabrak Seorang Guru

Kasus itu pun, lanjutnya, ditangani oleh Polsek Tamansari dan dibantu oleh Polres Metro Jakarta Barat.

Insiden serangan silet itu juga disampaikan oleh pengguna akun twitternya @novitageraldine. Disampaikan Novita, kejadian itu terjadi pada Minggu (26-1-2020) sekitar pukul 12.00 WIB.

Lewat akun twitternya, korban menuturkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh seorang perempuan. Korban menduga bahwa aksi tersebut bukan bermotif perampokan. (Poppy Setiawan/red)

Print Friendly, PDF & Email