Nyekar Tradisi Wajib Masyarakat Betawi Saat Lebaran

oleh -1.449 views

Jakarta Barat, wartaterkini.news–Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi masyarakat Betawi Meruya Utara yang sampai saat ini masih terjaga.

Hari Kedua hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah, ratusan masyarakat memadati pemakaman-pemakaman yang ada di daerah tersebut hingga menyebabkan kemacetan.

Seperti di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kubur Batu Meruya Utara, Lebaran Idul Fitri, secara berangsur pemakaman itu mulai dipadati masyarakat setempat. Sejumlah masyarakat membawa air serta bunga untuk ditabur di atas pemakaman sanak saudara yang telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Pelatihan Pelayanan Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Untuk SDM Berkualitas

“Setiap hari raya Idul Fitri kita ziarah ke kubur ini, tidak hanya di hari raya saja namun sebelum memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Adha kita juga ziarah. Kebetulan ini makam orang tua saya,” kata Herman Susilo, peziarah dipemakaman tersebut. Kamis, (06-06-2019).

Tidak banyak ritual yang dilakukan saat berziarah, saat di pemakaman peziarah membaca surat yasin, tahlil dan berdo’a serta membersihkan pemakaman kerabat dan sanak saudara jika terlihat semak serta kotor.

Baca Juga :  Tradisi Unik Betawi Asli Meruya Utara Saat Lebaran

Tradisi ziarah kubur tersebut biasanya ramai dilakukan mulai dari H+1 sampai dengan H+3 hari raya. Berlangsung sejak pagi Pukul 06.00 Wib sampai sore sekira pukul 17.00 Wib. Bahkan tidak jarang di luar hari-hari itu masih terdapat sejumlah warga yang datang untuk berziarah ke makam saudara dan kerabatnya. (Poppy Setiawan/Red)

Print Friendly, PDF & Email