Nelayan Desa Sambiki Hilang saat Melaut

oleh -318 views

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news– Adi Muhammad (28) berprofesi sebagai Nelayan berasal dari Desa Sambiki Kecamatan Morotai Timur di duga hilang saat melaut pada hari Rabu (17-07-2019) kemarin menggunakan Perahu Fiber GT-15 PK. Kamis (18-07-2019)

Kepala Badan BPBD Kab.Pulau Morotai Dalik Gafur saat di konfirmasi Media ungkapnya bahwa pada hari Rabu (17/7) pukul 17.20 WIT. Tiga Unit Body Nelayan melakukan pencarian tetapi belum ditemukan, setelah itu dilanjutkan pada hari Kamis (18/7) BPBD bersama SKPD terkait, Kantor SAR Tobelo, Basarnas Ternate, KPLP Morotai, PolAir Morotai & TNI untuk melakukan pencarian selanjutnya.

Baca Juga :  Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Dermaga MuaraTaput

Dalik menambahkan, kronologis kejadian yang disampaikan saksi mata (Akil Pina) mengatakan, kebetulan juga pulang karena sudah sore dan posisi perahu miliknya berada dibelakang dengan jaraknya sekitar 30 meter dari perahu korban.

“Saya lihat perahu ipar korban tiba-tiba terbalik dihantam gelombang kemudian saya menghampirinya untuk memberikan bantuan berupa dua buah galon sebagai pelampung. Saat itu korban sudah berada diatas panggung perahu dan saya menghampiri kemudian mencoba untuk menggandeng perahunya dengan menggunakan tali namun dalam perjalanan kurang lebih 200 meter talinya putus”. ungkapnya

Baca Juga :  Tim SAR terus Mencari 41 Orang Korban longsor di Sukabumi

“Saya kembali dan meminta korban agar naik keperahu saya tetapi korban menolak karena perahu yang korban gunakan adalah milik orang lain maka apapun yang terjadi korban tidak akan tinggalkan perahu tersebut”. Tambahnya

Selanjutnya Korban meminta saya pulang untuk meminta bantuan kepada warga Desa Sambiki. Saya langsung meminta bantuan, kurang lebih 5 menit kemudian saya bersama warga desa lainnya dengan menggunakan tiga buah Body Fiber langsung menuju ketempat namun saat kami tiba di TKP korban sudah terseret arus dan tidak ada lagi ditempat.

Baca Juga :  BKPSDM OKU Selatan Gelar Sosialisasi E-Kinerja dan SMS Gateway Kepegawaian 

Akhirnya kami kembali dan meminta bantuan Pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Morotai. (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email