Musrenbang RKPD 2020, Musi Rawas Utara Prioritaskan Pemerataan Pembangunan

oleh -568 views

Musi Rawas Utara Sumsel, Wartaterkini.News–Musrenbang RKPD Tahun 2020 Kabupaten Musi Rawas Utara dengan tema “Pemerataan Pembangunan untuk Peningkatan Ekonomi Kerakyatan”
berlangsung hari Rabu, 20 Maret 2019 bertempat di

Hadir dalam acara Musrenbang tersebut
anggota DPR RI, Nazarudin Kiemas, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara, Kepala Bappeda Sarolangun Jambi, Sekretaris Bappeda Kota Lubuklinggau dan Assisten 3 Kabupaten Empat lawang, Unsur Muspida, Direktur Pelayanan Fasilitas Berusaha BKPM R, Sekretaris Bappeda Provinsi Sumsel, Plt. Sekda, Asisten, Kepala OPD, Camat, Kades, Lurah dan instansi pemerintah se-Kabupaten Musi Rawas Utara, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Musi Rawas Utara, Tokoh Masyarakat, Organisasi Pemuda serta Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara, H.M. Syarif Hidayat, yang kemudian dilanjutkan dengan laporan Kepala Dinas Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara.

Dalam laporannya Kepala Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara, Erwin syarif, ST.MT menyampaikan Musrenbang ini bertujuan untuk
Penajaman, penyelarasan, klarifikasi kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Musi Rawas Utara. Dalam membahas rancangan RKPD ada beberapa point penting yang menjadi pokok pembahasan yakni mempertajam indikator kinerja Program dan kegiatan prioritas, menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas, mengklarifikasi usulan program yang diusulkan oleh kecamatan dan desa.

Baca Juga :  Ciptakan Karakter Kejujuran,Materi Anti Korupsi Masuk Kurikulum.

Erwin Syarif.ST.MT juga mengatakan pada Musrenbang di tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 – 20 Februari 2019, usulan yang disampaikan oleh kecamatan dan desa berjumlah 1500 usulan dengan rincian 1.182 infrastruktur, 246 sosial budaya, dan 72 ekonomi.

Dalam sambutannya Bupati Musi Rawas Utara, H.M. Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa Capaian Pembangunan di Kabupaten Musi Rawas Utara pada tahun 2018 yaitu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Musi Rawas Utara secara umum sebesar 4,21 persen, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) sebesar 63,18 persen, dan laju penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 19,12 persen. Untuk itu H.M. Syarif Hidayat meminta kepada forum OPD agar terus semangat bekerja keras dalam mengentaskan kemiskinan yg telah dibuktikan dgn laju penurunan kemiskinan dlm 2 tahun terakhir. Kabupaten Muratara termasuk kabupaten dengan angka kemiskinan tinggi dan berada di urutan ke 5 dari 17 kabupaten/kota di Sumsel dengan persentase sebesar 0,88%.

Baca Juga :  Kesbangpol Gelar Rakor Persiapan Pemilu 2019

“Tentunya perlu komitmen yg kuat dari semua Stakeholder untuk menekan angka kemiskinan”. Papar Syarif.

Bupati H.M. Syarif Hidayat juga menyampaikan realisasi pembangunan di Kabupaten Musi Rawas Utara di bidang pendidikan dilakukan dengan membangun 22 ruang kelas baru dan rehabilitasi 58 ruang kelas, termasuk alokasi anggaran program Sekolah Gratis dan Pengiriman sebanyak 360 Santri Tahfidz Qur’an ke beberapa Pesantren di Pulau Jawa dan Sumatera.

Di bidang kesehatan telah dibangun 6 gedung Puskesmas rawat inap yang sesuai standar Kemenkes beserta peralatannya dan untuk menunjang pelayanan kesehatan. Bupati juga menerangkan Pemerintah Daerah telah melengkapi setiap Puskesmas dengan 12 mobil ambulance gratis bagi yg tidak mampu dan puskesmas keliling serta 42 kendaraan roda dua untuk dipergunakan sebagai sarana operasional pelayanan.

Diterangkan juga oleh Bupati pada tahun 2019 akan dibangun gedung baru Rumah Sakit Rupit dan 2 Puskesmas yaitu puskesmas Rupit dan Karang Dapo. Di bidang Infrastruktur jalan di tahun 2018 telah dibangun jalan poros (aspal / rigit) sepanjang 24,5 Km dan membangun 3 unit jembatan termasuk menyelesaikan jembatan di Desa Biaro. Di tahun 2019 ini akan dibangun 13 jembatan permanen di Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas dan Rawas Ilir, untuk membantu masyarakat kurang mampu. Di tahun 2018 telah telah direhabilitasi Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 116 unit dan penyediaan Anggaran untuk Integrasi Kartu Indonesia Sehat.

Baca Juga :  Seorang Pejalan Kaki Tewas Usai di Tabrak Lari di Tol Kebon Jeruk Jakarta Barat

H.M. Syarif Hidayat juga menyampaikan pada Tahun 2019 pihaknya menyediakan anggaran untuk biaya rujukan pasien kurang mampu untuk membiayai ambulan dan petugasnya, alias gratis. Penyediaan sarana air bersih dan MCK sebanyak 39 unit, drainase di 72 lokasi dan pembangunan jalan pemukiman di 64 lokasi yang tersebar dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara. Di bidang Sosial dan HAM, telah di bangun fasilitas gedung, pendidikan, asrama dan kebutuhan hidup. (Marzulian/Red)