Musim Pancaroba, Kadinkes OKU Selatan Himbau Masyarakat Jaga Kesehatan

oleh

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Puluhan warga di Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan terserang demam, flu dan batuk selama beberapa pekan terakhir.

Hal itu dipicu kondisi perubahan cuaca, musim kemarau menuju musim hujan atau pancaroba. Kondisi ini juga dialami oleh warga di beberapa kecamatan lain di OKU Selatan.

Terkait hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dr Meri Astuti.,MM, mengimbau masyarakat mewaspadai masa transisi peralihan musim (pancaroba) dengan menjaga daya tahan tubuh serta kesehatan lingkungan agar terhindar dari penyakit yang umumnya terjadi pada masa transisi ini.

“Yang perlu diwaspadai penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, penyakit yang berkaitan dengan daya tahan tubuh dan penyakit pencernaan,” kata Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan dr Meri Astuti.,MM. Minggu (25-07-2021).

Baca Juga :  Herman Deru Ikuti Sosialisasi Raksa Nugraha ICPA 2020

Ia mengatakan, masa transisi peralihan musim sangat mempengaruhi daya tahan tubuh. Karena cuaca sulit diprediksi dan sering berganti-ganti secara tidak beraturan. Kadang siang hari panas terik, lalu tiba-tiba hujan.

Hujan yang turun secara sepenggal-sepenggal atau tidak merata berpotensi menimbulkan genangan, baik di selokan, maupun di wadah-wadah penampungan air yang dibiarkan begitu saja di tempat-tempat yang tidak terawat kebersihannya.

“Kalau musim hujan, air mengalir secara berkelanjutan, dan kalaupun ada jentik nyamuk akan terbawa hanyut arus air yang turun, berbeda kalau di pancaroba, kadang panas, kadang hujan, berpotensi jentik mengendap di genangan”,ujarnya.

Baca Juga :  Sukseskan Keroyok Vaksin, Polres dan Dinkes OKU Selatan Apresiasi Masyarakat Buay Pemaca

Demikian pula dengan penyakit pencernaan yang bisa disebabkan oleh makanan yang tidak diolah dengan baik, karena pengaruh cuaca yang berpengaruh pada kualitas air.

Air yang digunakan untuk mencuci piring, atau membersihkan bahan makanan kurang bersih dapat menimbulkan penyakit yang menyerang organ dalam perut seperti typus dan diare.

“Biasanya penyakit yang banyak menyerang saat pancaroba yakni ISPA (infeksi saluran pernafasan akut), karena perubahan cuaca dapat mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang. Dan berbagai jenis penyakit lainnya seperti, sakit kepala, flu, hingga sakit pada saluran pencernaan juga pada persendian”,Jelasnya.

Agar terhindar dari penyakit tersebut, lanjut Meri, masyarakat perlu melakukan pencegah dengan menjaga kebersihan lingkungan, merawat daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti berolahraga rutin minimal 30 menit setiap hari, mengkonsumsi vitamin, tidak bergadang dan menghindari rokok serta minuman beralkohol.

Baca Juga :  Gempa Banten, OKU Selatan Ikut Bergetar

“Untuk mencegah DBD perlu Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), mencegah adanya jentik nyamuk di lingkungan masing-masing”,ungkapnya.

Selain itu Meri juga mengingatkan masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas berpergian ke luar daerah. Mengingat saat ini kasus positif Covid-19 juga meningkat di kabupaten OKU Selatan.

“Dengan mematuhi 5 M tersebut masyarakat telah berkontribusi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19”,tegasnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email