MTCC Unimma Gelar Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah Secara Daring

oleh

Magelang Jawa Tengah, wartaterkini.news–Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) sebagai organisasi yang concern pada kesejahteraan petani, menggelar sekolah tani perdana.

Kegiatan ini sebagai kelanjutan dari serangkaian kegiatan pasca launching Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah pada 31 Maret 2021 lalu. Hal itu diungkapkan oleh Dra. Retno Rusdjijati, Ketua MTCC UNIMMA dalam wawancara via WhatsApp, Minggu (08/08/2021).

Retno menguraikan, kegiatan perdana dari Sekolah Tani dilaksanakan secara daring pada Jumat (06/08/2021) dengan menghadirkan beberapa narasumber Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, guru besar Universitas Jendral Sudirman Purwokerto. Tokoh ini merupakan pakar pemuliaan tanaman yang berbicara tentang sukses menjadi petani padi gogo dan pemasarannya.

Kemudian Dr. Abdillah Hasan, dosen FEB UI, yang menyampaikan ‘Peran DBHCHT dalam meningkatkan pertanian’.

Sekolah Tani diikuti para petani dampingan MTCC Unimma yang tergabung dalam Forum Petani Multikultur. Sekolah perdana ini juga bisa ditonton di https://youtu.be/o78tEYMCsx0.

Baca Juga :  Angkasa Pura II Asistensi Jemaah Umrah di Bandara

Retno Rusdjijati menyampaikan, Sekolah Tani ini digelar karena prihatin dengan nasib petani tembakau yang selalu ada dalam pihak yang dirugikan. Karena harga tembakau tahun 2020 dinyatakan petani sebagai harga terburuk selama 10 tahun terakhir.

Demikian juga petani multikultur, harga panen sayuran berbagai jenis sangat rendah. Hal itu menunjukkan bahwa belum ada dukungan kebijakan yang sinergis untuk peningkatan kesejahteraan petani.

“Oleh karenanya, para petani perlu mendapatkan pengetahuan dan informasi untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi,” ujarnya.

Terkait alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Forum Petani Multikultur memberi dukungan pada kenaikan cukai rokok. Dengan tuntutan bahwa seharusnya pemerintah merumuskan rencana strategis yang berbasis kesejahteraan petani, tidak semata-mata menonjolkan peran Industri Hasil Tembakau (IHT).

Baca Juga :  Diversifikasi Olahan Singkong Jadi Alternatif Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Ditegaskan Retno, mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2020, alokasi DBHCHT tersebut digunakan dalam lima kegiatan. Meliputi peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial. Serta sosialisasi kebutuhan di bidang cukai, dan pemberantasan barang cukai ilegal.

“DBHCHT harusnya kembali pada pemangku kepentingan, seharusnya peruntukannya lebih fokus untuk petani dan buruh tembakau. Perubahan kebijakan inilah yang harus diketahui oleh petani, sehingga mereka bisa merasakan dampak positif serta ikut mengawal implementasinya agar tepat sasaran”,tandas Retno.

Sementara itu, dalam webinar juga dibahas masalah diversifikasi pertanian sebagai salah satu upaya peningkatan kesejahteraan petani. Petani dapat melakukan budidaya berbagai komoditas terutama bahan pangan yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing menuju peningkatan kesejahteraan yang maksimal.

Baca Juga :  Nasrun Umar Sosialisasi Pergub Nomor 37 Tahun 2020 ke OPD, Instansi Vertikal dan Masyarakat

Salah satu komoditas pangan yang dapat dibudidayakan di berbagai lahan terutama lahan kering atau dataran tinggi adalah padi gogo. Budi daya padi gogo juga dapat meminimalisasi penggunaan pestisida dan pupuk kimia, sehingga mendukung konsep natural farming dan proses budidaya juga efisien.

Di akhir wawancara, Retno mengatakan Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah Unimma ini tidak semata-mata ditujukan pada para petani. Tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pemuda untuk bekerja di bidang pertanian, meningkatkan dan menguatkan modal intelektual, modal institusional, dan modal material petani muda.

“Serta memfasilitasi petani tembakau dalam mengembangkan pertanian yang sudah digeluti. Dengan berbasis konsep natural farming untuk mewujudkan kedaulatan pertanian”,tutup Ketua MTCC Dra. Retno Rusdjijati. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email