Miliki Dasar Hukum, 300 Petani Kembali Reklaiming Lahannya Yang Dikuasai PT. TTI SIPEF

oleh -1.270 views

Labuhanbatu Sumut, wartaterkini.news–Ratusan petani yang tergabung didalam Kelompok Tani Bersatu, kembali menduduki dan mengarap lahan miliknya yang selama ini dikuasai PT Tolan Tiga Indonesia SIPEF Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan. Selasa (14-07-2020)

Aksi menduduki lahan atau Reklaiming ini dilakukan sebagai bentuk protes para petani terhadap pihak-pihak terkait yang dinilai lamban dalam menyelesaikan persoalan sengketa lahan mereka.

Selain itu, upaya Reklaiming juga sebagai bentuk perjuangan para petani yang telah kehilangan lahan pertanian mereka sejak Tahun 1971 silam. Dimana pada saat itu para petani pernah diusir secara paksa, bahkan diacungkan senjata jika tetap mempertahankan lahan pertanian mereka.

Baca Juga :  Pemuda Banten Sambut Kedatangan Petani Deli Serdang Sumatra Utara

Menurut Tajuit yang juga selaku ketua Kelompok Tani Bersatu menyebutkan dalam aksi Reklaiming kali ini, sedikitnya ada 300 Petani yang sedang menggarap diatas lahannya seluas 716 Hektar mendapat perlawanan dari pihak petugas perusahaan dengan mencabut tanaman dan merobohkan paksa tenda-tenda pemukiman serta mengusir mereka dari lokasi tersebut.

Lanjut Tajuit, meski mendapat diskriminasi yang dilakukan pihak petugas perusahaan dengan menutup akses keluar masuk. Bahkan alat-alat pertanian yang digunakan para petani untuk menggarap lahan telah diamankan oleh Kepolisian, namun pihaknya akan tetap bertahan dan bermalam dilokasi.

Baca Juga :  Update Situasi Terkini Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan

Tajuit pun menegaskan, pihaknya akan tetap berjuang merebut kembali hak mereka hingga tetes darah penghabisan sampai adanya penyelesaian. Sebab para petani mempunyai surat kepemilikan yang jelas bahkan ada yang sudah membayar pajak atas lahan tersebut.

“Kami akan tetap bertahan disini dan merebut kembali kemerdekaan untuk petani, karena ini adalah tanah kami. Kami disini atas dasar hukum, kami punya surat-suratnya”, jelas Tajuit Rabu (15-07-2020).

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Karyawan PT.Umbul Mas Wisesa

Hingga berita ini terbit belum ada tanggapan dari pihak perusahaan untuk mengklarifikasi masalah tersebut karena sulitnya akses bagi awak media untuk mendapatkan informasi dari PT TTI Sipef. (Kirman/Red)

Print Friendly, PDF & Email