Komisaris Utama Pelni: Adanya Tol Laut dan Sentra Rumah Kita, Petani Morotai Jangan Dirugikan

oleh -487 views
Foto Komisaris Utama dan Dirut PT Pelni di Rumah Kita Morotai

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Komisaris Utama Pelni, DR. Ali Masykur Musa, S.H.,M.Si.,M.Hum menyebutkan bahwa kehadiran Tol Laut dan Sentra Rumah Kita, Petani Morotai jangan dirugikan.

Hal tersebut diungkapkan saat pihaknya bersama Direktur Usaha Angkutan Barang (Dirut UAB) dan Tol Laut Pelni, Masrul Khalimi melakukan kunjungan kerja di Pulau Morotai. Pada Senin (19/10/2020) kemarin.

Tepatnya di Sentra Distribusi Rumah Kita, Pelabuhan Imam Lastori Morotai Selatan, dia mengatakan Rumah Kita, hal ini penting untuk menjadikan Supply And Demand kaitannya dengan kebutuhan pokok dan kebutuhan yang lainnya.

Baca Juga :  Terkait 8 Aktivis Dinyatakan Reaktif Rapid Tes, Sekot LMND Morotai Angkat Bicara

“Pelni mempunyai komitmen melalui Tol Laut dan aspek usahanya, bagimana rakyak dan kebutuhan pokoknya tidak terlalu mahal bagi yang mau membeli dan bagi yang menjual tidak terlalu murah”ucapnya

Komisaris Utama Pelni, membeberkan bahwa Fungsi Rumah Kita adalah penyangga Supply And Demand dan penyangga harga.

Selain itu, kahadiran Tol Laut dan Rumah Kita, Petani Jangan di rugikan karena sebagian besar bersubsidi.

“jadi dengan adanya tol laut dan rumah kita ini petani kita jangan di rugikan karena ini sebagian besar bersubsidi, subsidi ini jangan di nikmati oleh orang-orang tertentu, pengusaha besar tapi harus di nikmati juga oleh pedagang kecil yang modalnya tidak terlalu banya tapi menikmati tol laut”pungkasnya

Baca Juga :  Pemdes Lusuo Morotai Bakal Lakukan Program Inovasi Tanaman Hortikultura

Dikatakannya, Fungsi Tol Laut pertama pengembangannya, dan kedua kemungkinan dibukanya Kapal Penumpang, yang ketiga adalah mengembangkan posisi strategis Rumah Kita dalam penyangga barang dan penyangga harga.

Foto Bupati, Komisaris Utama, Dirut PT Pelni dan Kadis Hub Morotai

Bupati Benny Laos saat itu juga mengatakan, bahwa Rumah Kita bukan supplyer utama tapi hanya menyeimbangkan harga dan stok barang sehingga tidak ada permainan toko-toko jadi tidak ada mafia dagang.

“tugas rumah kita untuk menjaga dan melawan mafia-mafia dagang, jadi tidak perlu stok barang karena dia bukan penjual utama, saya tidak izinkan rumah kita jual semua karena kasihan toko-toko lokal di Morotai”tuturnya

Baca Juga :  Pelni Siapkan Seluruh Armada Hadapi Natal dan Tahun Baru

Menurutnnya, Rumah Kita hanya menjaga jangan sampai stok barang habis dan jika ada yang bermain harga, Rumah Kita yang bakal menstabilkan harga.

“Misalnya harga beras, harga gula, harga terigu dan lain-lain, kami brsyukur toko-toko lokal lebih murah harganya kalau dia mahal maka rumah kita tahan harganya. Tujuannya itu supaya menjaga inflasi”jelas Bupati (endi/red)

Print Friendly, PDF & Email