Senin, Januari 24, 2022
Google search engine
Google search engine
BerandaBeritaKeputusan Bupati OKI Terkait Pemilihan Ulang Kepala Desa Menuai Protes

Keputusan Bupati OKI Terkait Pemilihan Ulang Kepala Desa Menuai Protes

OKI Sumsel, wartaterkini.news–Surat Keputusan Bupati Ogan Komering Ilir tentang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada pilkades disejumlah desa setempat masih menuai protes. Terutama Desa Karang Sia Kecamatan Sungai Menang, kedua belah pihak antara Calon Kades ( Cakades) yang bersaing, serempak menunjukan gelombang penolakan terkait keputusan Bupati OKI tersebut.

Hal ini diketahui dari penjelasan Calon Kades nomor 01 Desa Karang Sia Aziz saat kembali mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat guna menanyakan sejauh mana tindak lanjut dari surat keberatan atau penolakan yang pihaknya layangkan ke DPMD bahkan Bupati OKI.

Kepada wartaterkini dan sejumlah rekan media lainnya Aziz mengungkap selain konfirmasi sejauh mana proses surat penolakan dimaksud, pihaknya juga segera meminta penetapan yang sudah ditetapkan oleh panitia yang ditanda tangani oleh Camat Sungai Menang bahwa Calon Kades nomor urut 01 resmi menjadi pemenangnya.

Baca Juga :  Piala Adipura Kado Terindah Pelantikan Bupati OKI

Bahkan dihadapan rekan media, pihaknya menunjukan bukti hasil perolehan suara antara Cakades nomor urut 01 sebanyak 199 berbanding nomor urut 02 dengan perolehan suara sebanyak 197.

“Jadi jelas dalam hal ini kamilah pemenangnya. Maka disini kami menolak PSU dan menuntut kemenangan ini segera disahkan. Terlebih hingga kini belum juga diterima, sehingga Bupati OKI belum mengetahui atau tidak mengetahui hal ini,”tegas Aziz melalui juru bicaranya Ahmad Guntur Saputra, S.Sos di halaman kantor DPMD Kabupaten OKI, Selasa (7/12/21) siang.

Sementara ketika dikonfirmasi, Kepala DPMD Kabupaten OKI Hj Nursula melalui Kasi Pemerintahan Desa, Hikmawan Oktavian, S.IP menjelaskan kedatangan pihak cakades karang sia nomor urut 01 ialah menyampaikan laporan yang berisikan keterangan Camat Sungai Menang bahwa panitia dan BPD Karang Sia menolak untuk diadakannya Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Baca Juga :  Diduga Kurang Perawatan, Bibit Kelapa Sawit Milik PTPN 3 Kanau Banyak Yang Mati

“Karena memang banyak hal hal yang membuat keberatan seperti halnya keamanan, biaya dan lain lain. Intinya dua calon kades karang sia ini sama sama tidak bersedia untuk diadakannya PSU, “jelas Hikmawan.

Kembali wartaterkini dan rekan media mempertanyakan apa yang menjadi dasar Keputusan Bupati OKI sehingga terbitnya Keputusan Bupati OKI Iskandar, SE. Hikmawan kembali menjelaskan menampung dari berbagai permasalahan sehubungan pilkades yang selaniutnya dimediasikan dari berbagai pihak sehingga menjadi bahan untuk pertimbangan untuk Bupati OKI mengambil kebijakan.

Kembali terkait petisi penolakan dari kedua belah pihak cakades karang sia dikatakan Hikmawan sejauh ini masih dikaji terlebih dahulu dan akan diteruskan kepada proses lebih lanjut hingga sampai ke Bupati OKI.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Dukung Palembang Triathlon 2020 sebagai Sport Tourism

Dari jumlah 11 sengketa pilkades yang ada di OKI antaralain 7 sehubungan suara sah tidak sah, 2 penolakan pemilihan suara ulang dan 2 sehubungan masalah ijazah. “Namun yang jelas kita tidak akan menunda proses pelantikan Kepala Desa yang tidak bermasalah”, ujar Hikmawan.

Selanjutnya ditanya terkait biaya PSU, jika nantinya terjadi pemungutan suara ulang, pihak mana yang akan bertanggujawab ?. Apakah dari pihak Calon Kades atau dari Penerintah Daerah ?. Hikmawan menjawab,

“Yang jelas untuk menuju pelaksanaan ini pun masih bertentangan. Untuk itu kita selesaikan setahap demi setahap dulu”,terangnya sembari mengatakan yang jelas yang merasa unggul mungkin tidak berkeberatan. (Fitri/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
4,286,378
Total Kasus
Updated on 24 January, 2022 11:07 am

Paling Populer

Headline News

error: Content is protected !!