Kasus Covid Touna Molonjak Penanganannya Kurang Maksimal

oleh

Touna Sulawesi Tengah, wartaterkini.news–Lonjakan kasus postif corona virus desease 2019 di Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, sangat memperihatinkan.

“Saat ini kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 48 orang, pada Jumat (20/8/2021).

Diketahui Dengan demikian, kasus konfirmasi positif covid-19 secara kumulatif menjadi 2120 orang, sedangkan kasus sembuh mencapai 1092 orang, dan kasus meninggal 70 orang.

Sebelumnya, total kasus positif covid-19 didaerah Kabupaten Tojo Unauna per tanggal 19 Agustus 2021 berjumlah 2072 orang.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Covid-19, Cuti Bersama Dipangkas

Untuk kasus sembuh 1080 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 70 orang.

Pantauan media ini Hal ini terungkap pada laman facebook bidang promosi Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Unauna, Jumat 20 Agustus 2021 pukul 15:30 Wita.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Tojo Una-una, sebelumnya telah berinisiatif menghubungi kepala Dinas Kesehatan setempat untuk merespons cepat lonjakan kasus positif covid-19 didaerah ini.

“Selama dua pekan terakhir, kasus positif covid-19 di daerah ini tak bisa terbendung”,kata Ketua Dewan Etik IDI Kabupaten Touna, dr. Abd. Rahman. DM, M.A.R.S. dalam paparannya pada rapat dengar bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama unsur Forkopimda dan insatansi terkait di ruang aspirasi dewan setempat, belum lama ini Rabu (18-08-2021).

Baca Juga :  Tekan Kasus Covid-19 di Kudus, Panglima TNI Bersama Kapolri dan Kepala BNPB Lakukan Ini

Menurutnya, saat ini sudah ada 17 dokter yang terkonfirmasi positif covid-19, kalau semua bisa terpapar siapa yang melayani masyarakat.

“Ini penanganannya sangat lemah dan tidak maksimal”,ungkap mantan Direksi RSUD Ampana yang juga Kadis Kesehatan Touna itu.

“Beruntung ke 13 dokter yang terpapar covid-19 itu sudah membaik dan 4 masih menjalani isolasi mandiri (Isoman),” tambah Abd. Rahman.

Baca Juga :  Polres Sigi Ringkus Bang jago, Satu di Antaranya ASN

Lebih jauh Abd.Rahman menerangkan, dinas kesehatan seharusnya segera mengambil langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan bersama instansi terkait dalam memberikan edukasi adanya bahaya panularan corona virus (covid-19) kepada masyarakat. (Jeef/Red)

Print Friendly, PDF & Email