Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil, Wakabid Polhukam GMNI Kota Pontianak: Amanahlah Dalam Memimpin, Jangan Lupa Janji Kampanyenya

oleh -687 views

Pontianak, Kalimantan Barat, wartaterkini.news–Provinsi Kalimantan barat telah Melawati pesta demokrasi serentak yang terjadi pada tahun 2020 kemarin dimana 7 kabupaten di Kalimantan Barat ini melakukan pemilihan kepala daerah serentak yang diantaranya adalah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu dan terakhir Ketapang, yang dimana dilakukan secara serentak pemilahan.

Nah tentu kita sebagai masyarakat Kalimantan Barat sedikit berbahagia dimana pemilihan serentak tersebut dilewati dengan aman dan tentram tanpa ada hal yang tidak di inginkan terjadi dilingkungan masyarakat.

Selama masa kampanye tentunya masing-masing calon sebelum terpilih memberikan dan menyampaikan visi – misi sekaligus progam – program unggulan yang ditawarkan kepada rakyat melalui sosialisasi yang di lakukan baik melalui pertemuan lansung maupun dialog dialog yang dilakukan serta melalui tim tim sukses nya.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan, SMSI PALI Silaurahmi Dengan Sekda

Adapun yang menjadi Harapan besar dari para pemilih khususnya masyarakat adalah terwujud nya pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan dapat diwujudkan.

Wakabid politik, hukum dan HAM, Gregorius Kabuta mengingat kepada kita semua agar bersama- sama mengawal bupati dan wakil bupati yang terpilih baik dari kebijakan publik yang dilakukan maupun dengan pengunaan anggaran nya.

“Harapan kami sebagai generasi mineal kepada para pemimpin pemimpin yang terpilih bijak lah mengunakan anggaran dan mesti tepat sasaran supaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Katanya.

Baca Juga :  Polres Haltim Laksanakan Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Bupati Haltim Periode 2020 - 2025

Ia pun menambahkan kepada para bupati dan wakil bupati harus menjadi pemimpin yang tidak memetak petakkan masyarakat dan mesti harus menjadi payung pelindung bagi rakyat yang dipimpinnya karna sejati nya pemimpin itu melayani bukan dilayani.

“Adapun juga yang menjadi usulan kami adalah bagaimana langkah para pemimpin pemimpin daerah yang terpilih agar membuat program kebijakan sarjana balik ke daerah ( sarjana pulang kampung dan bangun kampung,” Terangnya.

Agar dapat bersama sama dengan pemerintah daerah membangun daerah nya masing-masing hal ini sebagai langkah mengurangi sarjana yang menggangur karna permasalahan kita ditingkat Masyarakat adalah lapangan kerja, tidak hanya itu konflik masyarakat dengan pihak pihak dengan perusahaan mesti harus diselesaikan.

Baca Juga :  Polres Mura dan Polda Sumsel Silaturrahmi SLB G1 Mataram

“Pemimpin harus menjadi fasilitator dalam menyelesaikan konflik tersebut. Apapun bentuk nya perusahaan yang berinvestasi di wilayah nya mesti bertanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah investasi nya,” Paparnya.

S”ekali lagi saya ucapkan selamat kepada para Bupati dan Wakil Bupati Se-Kalimantan Barat Yang akan dilantik amanahlah dalam menjalankan tanggung jawab dari kami mahasiswa sang ujung tanduk perjuangan rakyat”,pungkasnya (M. Lufti/Red)

Print Friendly, PDF & Email