IPMAL Desak Kadikjar Provinsi Malut, Copot Aswi A. Mutalib

oleh -1.498 views

Kota Ternate Maluku Utara
wartaterkini.news–Merespon tidak aktifnya proses pembelajaran sekolah SMA-N 29 Halmahera selaatan, kecamatan Kayoa Utara, Desa Laromabati yang sudah berjalan kurang lebih 2 bulan terkahir ini, Ikatan Pelajar Mahasiswa Laromabati (IPMAL) gelar aksi protes di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provisni Maluku Utara mendesak agar Kepala dinas pendidikan dan pengajaran (Kadikjar), Provinsi Maluku Utara Jafar Hamisi secepatnya segera menyelesaikan masalah yang sudah terjadi itu, Senin (02-12-2019)

Koordinator aksi Irawan Asek, ditengah-tengah masa aksi kepada awak media menyampaikan, berangkat dari masalah yang terjadi di SMA-N 29 Hal-Sel Desa Laromabati kecamatan Kayoa Utara, saat ini telah terjadi tarik ulur kepemimpinan kepala sekolah. Akhirnya berimbas pada ketidaknyaman siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Mura Hadiri Program Kemenkominfo Gerakan Menuju 100 Smart City 2019

“Bahwasanya kepemimpinan baru yang di SK kan Kadikjar, membuat seluruh masyarakat serta guru dan siswa melakukan pemogokan belajar karena di nilai keberadaan Asiwa A. Mutalib (kepala sekolah baru) membawa dampak negatif terhadap sekolah” Katanya

Sementara Ketua IPMAL M. Tauafan Yamin menegaskan, dari hasil advokasi dan investigasi yang di lakukan oleh teman-teman mahasiswa dan alumni bahwa Aswia A. Mutalib pernah menjabat kepala sekolah di SMA N 32 Desa Samo Halmahera selatan dan Ia pernah lalai dalam tugas dan tanggung jawabnya.

Hal tersebut dapat dibuktikan dari beberapa media Online yang sempat meriliskan dimasa kepemimpinannya sebagai kepala sekolah telah menyalahgunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekolah sebagai kepentingan pribadi dan juga tidak bertugas selama 8 bulan ditahun 2018.

Baca Juga :  Peroses Bayar Denda Tilang, Semudah Membeli Ayam Fried Chicken

“Kami rasa kasus ini tidak asing lagi bagi Dikbud Provisni. Perlu diketahui menjelang beberapa minggu bertugas di SMA-N 29, Aswia A. Mutalib juga telah menggantikan spesimen sekolah tanpa ada koordinasi dari pihak kepala sekolah lama maupun Dikbud”. Ujarnya

Olehnya itu, pihaknya meminta dengan tegas agar Kadikjar segera merealisasikan tuntutan Aksi yang dilakukan, dianta tuntutan meraka yakni, Dikjar segera mencopot Aswia A. Mutalib sebagai kepala sekolah SMA N 29 Halmahera Selatan, secepatnya menyelesaikan masalah yang SMA-N 29 serta selamatkan nasib guru honor dan siswa.

Baca Juga :  Autoimun Penyakit Berbahaya Mengancam Indonesia

“Apabila tuntutan ini tidak dapat dindahkan maupun direalisasika, maka kami akan melakuan pemboikotan secara terus-menerus”. Teriaknya dengan nada tegas

Untuk merespon adanya desakan yang di sodorkan IMPAL, Kadis Dikbud Jafar Hamis langsung mengambil langkah dengan melakukan hering bersama diruang rapatanya. Dalam hasil hering itu, Kadikjar berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap Aswia A. Mutali untuk dimintai keterangan serta penelusuran kembali terkait dengan kondisi yang terjadi di SMA-N 29 sekarang.

“Setelah hasil diskusi, saya akan melakukan rapat yang melibatkan seluruh staf terkait untuk membentuk tim investigasi, sehingga dalam waktu dekat ini, paling lambat hari Jum’at, turun dan cek kembali problem apa yang terjadi disana”. Pungkasnya (Alif/red)

Print Friendly, PDF & Email