HD Tepati Janji, Jembatan Darurat Air Mulak Mulai Difungsikan

oleh -65 views

Lahat Sumsel, wartaterkini.news–Putusnya Jembatan Mulak Ulu, yang menghubungkan jalan lintas Kabupaten Lahat dengan jalan lintas Kabupaten Muaraenim pada akhir tahun 2019 lalu mengakibatkan sejumlah desa terisolir. Saat ini kondisinya sudah dapat dilalui kembali.

Melalui Instruksi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru setelah meninjau langsung sehari setelah putusnya jembatan, pelaksanaan pembangunan jembatan darurat mulai dilaksanakan. Jembatan darurat ini dibangun hingga sampai pembangunan jembatan permanen selesai dikerjakan.

Jembatan darurat berupa Bailey ini merupakan pinjam pakai dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V (BBPJN) untuk menanggulangi bencana.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Polsek Kualuh Hulu Bersama Tim Gugus Tugas Labura Lakukan Sweeping

Dari pantauan dilokasi jembatan, Kamis (05-03-2020), agar jembatan Bailey dapat berfungsi dengan baik hingga menunggu jembatan permanen selesai, pihak Dinas PUBMTR juga membangun Oprid (timbunan penahan jembatan) di sisi hilir dan hulu, agar jembatan sementara tersebut dapat dilalui.

Pembukaan fungsional jembatan darurat Air Mulak, diresmikan pemakaiannya oleh Wakil Bupati Lahat Haryanto SE, MM, MBA, didampingi oleh Kepala Dinas PUBMTR Provinsi Sumsel, Darma Budhi beserta jajaran dan sementara hanya bisa dilalui oleh muatan/beban max 5 ton.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Optimis Harga Karet Naik

“Jembatan darurat sepanjang 30 Meter menghubungkan Desa Pengentaan dan Desa Gramat dengan Desa Lesung Batu Kec. Mulak Ulu, Lahat merupakan ruas jalan kewenangan provinsi yaitu Ruas batas Muaraenim – Sp. Air Dingin Kabupaten Lahat,” ungkap Darma Budhi

Adapun pembangunan jembatan permanen pengganti jembatan yang roboh diterjang banjir. Menurut Dharma Budi akan dimulai pembangunannya pada Bulan Mei 2020 dan direncanakan selesai Bulan Desember 2020 mendatang.

Baca Juga :  Ketua KPUD OKI Angkat Bicara Terkait Pelapor dan Larangan Peliputan Awak Media

“Posisi jembatan baru tersebut berjarak 100 meter dari jembatan lama dengan dua bentang sepanjang 80 meter, satu bentang berukuran 30 meter dan 50 meter. Jembatan Mulak Ulu ini akan naik tipe dari B ke tipe A,” tandasnya.

Turut hadir pada peresmian jembatan tersebut Camat Mulak Ulu , Kepala Desa Pengentaan dan Kepala Desa Gramat. (Ril/red)

Print Friendly, PDF & Email